Repelita Jakarta - Suhu ketegangan antarfigur publik kembali menghangat menyusul insiden bentrokan berdarah di kawasan Pejompongan yang memicu atensi luas dari berbagai elemen masyarakat luas.
Berdasarkan unggahan akun @perssilam_silamparinews
ADVERTISEMENT
pada empat jam lalu, perbincangan hangat ini berpusat pada respons terbuka antara tokoh agama kontroversial melawan pimpinan organisasi kemasyarakatan setempat.
Petinggi organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu membantah keras dugaan keterlibatan anak buahnya dalam insiden kericuhan yang berujung pada jatuhnya korban jiwa di ibu kota.
Peristiwa kelam tersebut menewaskan seorang pedagang cermin paruh baya bernama Bapak Bambang Setiyawan berusia enam puluh tahun serta melukai seorang pemuda bernama Faturohman.
Menanggapi tragedi kemanusiaan itu, penceramah kondang Habib Bahar bin Smith melontarkan seruan tegas untuk melawan segala bentuk tindakan premanisme yang meresahkan ketertiban umum.
Dalam orasinya yang diunggah secara daring pada empat jam lalu, ia menegaskan bahwa kedaulatan hukum di tanah air tidak boleh dikuasai oleh kelompok-kelompok tertentu.
Tokoh agama tersebut mendesak jajaran penegak hukum agar segera mengusut tuntas kasus pembunuhan tersebut secara transparan tanpa ada pihak yang ditutup-tutupi.
Ia juga sempat menyinggung perihal komunikasi telepon yang dilakukannya dengan pimpinan ormas terkait guna mengonfirmasi dugaan keterlibatan anggotanya di lapangan.
Kendati demikian, unggahan informasi tersebut langsung diserbu beragam tanggapan pedas dari para pengguna internet di kolom komentar linimasa.
Akun @sikanopita
pada dua jam lalu menuliskan komentar bernada sindiran tajam.
Malu ah di panggil haji hercules klo anak buahnya aja jadi pembunuh, tulis akun tersebut menanggapi sanggahan petinggi ormas.
Kritik serupa turut dilayangkan oleh akun @heri_rdci
pada satu jam lalu yang menyoroti atribut keagamaan.
Banyak yg namanya haji tp kelakuan tdk mencerminkan sudah haji, demikian bunyi komentar warganet tersebut.
Sementara itu, akun @andhika_julian
pada dua jam lalu melontarkan penilaian miring terhadap sang penceramah.
Kemarin koar2 Bahar, setelah di tlp herkules melempem, sudah jelas videonya kelompok grib, tulisnya secara terbuka.
Pendapat senada diungkapkan akun @manaftigabelas
pada satu jam lalu dalam kolom komentar unggahan yang sama.
Baru kemaren respect sama si anjing ini, ehh kek tai lagi, ungkap akun tersebut mengekspresikan kekecewaannya.
Komentar singkat bernada ejekan juga ditinggalkan oleh akun @royjacko84
pada satu jam lalu.
Wkwkwkwk, tulisnya merespons dinamika perseteruan antartokoh tersebut.
Serangan verbal yang lebih keras dilontarkan oleh akun @oppunggeok
pada dua jam lalu.
Melempem lu Bahar gak usah pakai embel embel habib lu pengecut, tulis warganet tersebut tanpa ragu.
Sebaliknya, pembelaan justru datang dari akun @cak_lirid
pada satu jam lalu yang tetap memberikan dukungan penuh.
wkwk kasihan kamu gk punya panutan pemberani kyk habib bahar, pengikut banyak sekali komando dilibas semua preman, belanya di linimasa. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok