Repelita Jakarta - Pengamat Kebijakan Publik Syukur Mandar menyoroti sikap pemerintah yang tetap mempertahankan program Makan Bergizi Gratis di tengah berbagai persoalan anggaran.
Ia secara terbuka melontarkan kritik pedas dengan menyebut program prioritas tersebut sebagai proyek yang sarat kepentingan politik.
ADVERTISEMENT
Pernyataan tersebut diungkapkannya dalam sebuah kesempatan yang dipublikasikan pada hari Kamis tanggal 10 September 2026 yang lalu.
Menurut pandangannya, kebijakan tersebut dinilai tidak memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional dan justru menguntungkan kelompok tertentu.
Ia menduga bahwa alokasi anggaran yang masif tersebut lebih berorientasi pada jaringan politik serta para pendukung pemerintah.
Selain itu, ia membandingkan besarnya dana program tersebut dengan kesejahteraan guru, dosen, serta tenaga kesehatan yang masih minim.
Tekanan anggaran itu juga dikhawatirkan berdampak buruk terhadap proyek pembangunan di daerah serta mengancam status para pegawai pemerintah.
Di akhir pandangannya, ia menilai bahwa pemerintah seolah tidak bekerja untuk kepentingan masyarakat luas melainkan demi kelompoknya sendiri. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok