Berita, Nasional

Suhasil Menkeu Baru, Said Didu Soroti Rupiah dan Saham Anjlok

Repelita.id

22 September 2026 16:52 WIB

Suhasil Menkeu Baru, Said Didu Soroti Rupiah dan Saham Anjlok
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kritik terhadap kinerja Menteri Keuangan kembali disampaikan Muhammad Said Didu melalui unggahan di media sosial X pada Selasa, 22 September 2026.

Dalam unggahan tersebut, Said Didu menyoroti kondisi pasar setelah menyebut hasil kerja Menkeu yang disambut positif oleh jajaran Kementerian Keuangan.

ADVERTISEMENT

Said Didu menuliskan, "Hasil kerja Menkeu (Pak Suhasil) yg disambut gegap gempita oleh korps @KemenkeuRI dan dianggap penyelamat Negara dan Kemenkeu oleh Pak @prastow Harga saham dan nilai tukar rupiah terus anjlok."

Pernyataan itu disampaikan Said Didu melalui akun @msaid_didu pada pukul 10.05 AM, 22 September 2026.

Unggahan tersebut kemudian mendapat sejumlah tanggapan dari pengguna X yang membahas kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, hingga persoalan tata kelola.

Salah satu tanggapan datang dari akun @HanaGata1495 yang menulis, "Ingat budaya kita adalah korupsi, kalo ada yg melarang korupsi harus diganti kata penjabat istana Konoha..😂🤣"

Sementara itu, akun @gufronsyududuz memberikan komentar yang menyinggung nilai tukar rupiah, kebijakan kepemilikan tanah, serta posisi bursa Vietnam.

Akun tersebut menulis, "- IDR melemah - Kepemilikan tanah mau dibatasi - Bursa Vietnam masuk ke emerging market Kurang komunis apa coba"

Tanggapan lain disampaikan akun @KeadilanPe33826 yang menulis singkat, "Hasil mafia g jadi d copot 😷😷😷"

Unggahan Said Didu menjadi sorotan karena mempersoalkan pernyataan positif mengenai kinerja Menteri Keuangan dengan kondisi pasar yang menurutnya justru menunjukkan tekanan pada harga saham dan nilai tukar rupiah.

Namun, pernyataan mengenai pergerakan harga saham dan nilai tukar tersebut merupakan pandangan yang disampaikan Said Didu dalam unggahannya, sehingga tidak dapat diposisikan sebagai kesimpulan independen mengenai kondisi pasar tanpa melihat data perdagangan pada periode yang dimaksud.

Dengan demikian, pokok kritik dalam unggahan tersebut adalah pertentangan antara apresiasi terhadap kinerja Menteri Keuangan yang disebut Said Didu dengan kondisi pasar yang menurutnya mengalami tekanan.

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung