Repelita [Jakarta] - Perjalanan hidup Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menyimpan kisah pilu mendalam pada masa mudanya yang jarang diketahui masyarakat luas.
Sebelum membina rumah tangga bersama almarhum Taufiq Kiemas, putri Bung Karno tersebut harus kehilangan pendamping hidup pertamanya akibat insiden penerbangan militer.
ADVERTISEMENT
Sosok suami pertama beliau merupakan perwira Angkatan Udara Republik Indonesia bernama Letnan Udara I Surindro Supjarso.
Pasangan ini mengikat janji suci pada tahun 1968 dan sempat mengarungi bahtera rumah tangga bersama di Madiun.
Takdir berkata lain ketika bencana menghampiri saat Surindro menjalankan tugas negara mengemudikan pesawat Skyvan T-701 pada 22 Januari 1970.
Burung besi yang membawa Surindro beserta tujuh personel militer lainnya dilaporkan hilang kontak di atas perairan Biak, Irian Barat.
Meskipun upaya pencarian telah dikerahkan secara intensif selama berbulan-bulan, keberadaan bangkai pesawat maupun seluruh awak tidak pernah terdeteksi sampai hari ini.
Tragedi itu menjadi cobaan yang sangat membekas bagi Megawati yang saat itu baru menginjak usia 22 tahun.
Kepedihan terasa kian membendung lantaran dirinya tengah mengandung buah hati kedua mereka saat kabar duka tersebut datang.
Pemerintah secara resmi menyatakan Surindro gugur dalam mengemban tugas negara meskipun penyebab pasti kecelakaan belum pernah terungkap.
Tiga tahun berselang usai peristiwa kelam tersebut, Megawati membuka lembaran baru dengan meminang Taufiq Kiemas pada tahun 1973.
Pernikahan keduanya bertahan hingga Taufiq Kiemas mengembuskan napas terakhir pada tahun 2013.
Rangkaian ujian hidup ini menjadi bagian dari dinamika pribadi Megawati di tengah transisi kepemimpinan nasional pada akhir dekade 1960-an.
Beliau harus mampu bertahan melewati fase sulit mulai dari lengsernya sang ayah hingga kepergian sang suami untuk selamanya.
Hingga menembus kurun waktu setengah abad, misteri jatuhnya pesawat Skyvan T-701 tetap mencatatkan sejarah kelam dalam dunia kedirgantaraan militer tanah air. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok