Berita, Ekonomi

[SOROTAN] Prof Mohamad Ikhsan Puji Fondasi Ekonomi Era Habibie hingga SBY, Peringatkan Pemerintah Jangan Rusak Warisan Reformasi Fiskal Nasional

Repelita.id

24 May 2026 21:48 WIB

[SOROTAN] Prof Mohamad Ikhsan Puji Fondasi Ekonomi Era Habibie hingga SBY, Peringatkan Pemerintah Jangan Rusak Warisan Reformasi Fiskal Nasional
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Guru Besar FEB Universitas Indonesia Profesor Mohamad Ikhsan memaparkan data historis mengenai keberhasilan pertumbuhan ekonomi nasional yang melesat tinggi pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pencapaian angka pertumbuhan domestik bruto yang sempat menyentuh level tertinggi tersebut dinilai sebagai buah manis dari fondasi kokoh yang sebelumnya dibangun oleh Presiden BJ Habibie dan dirawat oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.

ADVERTISEMENT

Sinergi keterlanjutan kebijakan antarpemimpin tersebut terbukti mampu menciptakan ketahanan ekonomi yang sangat solid dalam menghadapi dinamika pasar keuangan global.

Berdasarkan grafik performa pertumbuhan ekonomi periode silam, pencapaian tertinggi berhasil diraih pada tahun 2007 dengan angka yang merangkak naik mendekati level tujuh persen.

Ketangguhan struktur ekonomi bentukan para pemimpin terdahulu juga diuji secara nyata saat mampu tetap bertahan tumbuh positif sebesar empat koma enam persen di tengah hantaman krisis finansial dunia tahun 2008.

Profesor Mohamad Ikhsan menjelaskan bahwa kelolosan Indonesia dari dampak destruktif krisis global masa itu murni terjadi karena adanya komitmen keseriusan dalam melakukan reformasi struktural total secara konsisten.

Keberhasilan mempertahankan tren positif pertumbuhan tersebut bukan merupakan sebuah faktor keberuntungan semata melainkan hasil kerja keras dalam menjaga disiplin tata kelola fiskal negara.

Belajar dari rekam jejak emas sejarah tersebut, ia mengingatkan jajaran elit pemerintahan saat ini mengenai krusialnya menjaga keberlanjutan fondasi kebijakan ekonomi yang sehat.

Pengabaian terhadap nilai-nilai reformasi serta pengutamaan retorika politik di atas substansi perbaikan data dinilai dapat merusak iklim investasi yang sudah terbangun lama.

Oleh karena itu, pengambil kebijakan dituntut memiliki konsistensi tinggi dalam mengeksekusi agenda reformasi serta kepatuhan penuh pada aturan main demi menyelamatkan masa depan bangsa dari ancaman kemerosotan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

[SOROTAN] Prof Mohamad Ikhsan Puji Fondasi Ekonomi Era Habibie hingga SBY, Peringatkan Pemerintah Jangan Rusak Warisan Reformasi Fiskal Nasional

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung