Berita, Nasional

Soal Potongan Video Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu, Sekjen Projo Tegaskan Hanya Paparan Kemungkinan Politik

Repelita.id

25 August 2026 17:52 WIB

Soal Potongan Video Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu, Sekjen Projo Tegaskan Hanya Paparan Kemungkinan Politik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan publik mendadak tertuju pada aksi penyampaian pandangan politik Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang terekam berdampingan dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam rekaman video yang viral di jejaring sosial tersebut Budi Arie mengajak audiensnya untuk tidak terpaku pada skenario politik konvensional menuju Pemilu 2029.

ADVERTISEMENT

"Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?" ucap BudiArie yang langsung dijawab seruan "Siap!" dari audiens.

Lebih jauh Budi Arie mendeskripsikan kondisi masyarakat saat ini sebagai sebuah anomali.

"Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadi yang namanya patahan sejarah, bagaimana tahun 97 itu tiba-tiba pemilu berikutnya 99. Dan potensi ini bukan tak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini yang betul-betul tidak membuat masyarakat happy," ucap Budi Arie.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia Bestari Barus yang menilai adanya upaya memecah belah hubungan antar-tokoh bangsa.

"Kami melihat ada kepentingan terselubung dari Budi Arie, terkait narasi sepotong yang disampaikan dari cuplikan itu," kata Bestari kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Menanggapi kegaduhan tersebut Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik memberikan klarifikasi resmi bahwa rekaman video yang beredar tidak ditampilkan secara lengkap.

"Saya Ingin memberikan penjelasan untuk menanggapi beredarnya potongan video di media sosial yang menggambarkan pandangan budiari Setiadi ketua umum Projo tentang situasi politik saat ini yang pertama video tersebut bukan merupakan video utuh tetapi sebenarnya sedang memaparkan berbagai kemungkinan," ujar Freddy kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Latar belakang perjumpaan tersebut ditegaskan murni sebagai agenda silaturahmi berkala antara Joko Widodo dan barisan relawan pendukungnya.

"Yang kedua forum tersebut diadakan sebagai acara silaturahmi dalam rangka bulan kemerdekaan Republik Indonesia antara Bapak Joko bapak Jokowi dengan para relawannya," tambahnya.

Dalam forum internal tersebut berlangsung pertukaran pikiran mengenai kondisi kebangsaan serta pemetaan solusi perbaikan.

"Yang ketiga dalam kesempatan tersebut ada diskusi internal singkat yang memotret situasi kebangsaan saat ini yang keempat berbagai masukan untuk menyikapi situasi meperhatikan situasi saat ini dibahas oleh para peserta untuk bisa memetakan persoalan dan solusi perbaikannya," kata Freddy.

Masukan yang terkumpul sengaja dititipkan kepada Joko Widodo untuk diteruskan kepada jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Yang kelima hal ini disampaikan oleh para relawan kepada Pak Jokowi dengan harapan beliau berkenan menyampaikan kepada presiden Prabowo untuk perbaiki perbaikan bangsa kedepannya karena relawan meyakini bahwa hubungan dan komunikasi Pak Jokowi dengan presiden Prabowo terjalin erat dan akrab," tuturnya.

Joko Widodo disebut memberikan tanggapan langsung demi menenangkan kekhawatiran para peserta yang hadir.

"Yang keenam Pak Jokowi mendengarkan seluruh pandangan relawan terhadap situasi yang berkembang saat ini sebelum akhirnya pak Jokowi menyampaikan agar semua Tetap tenang situasi baik-baik saja ekonomi masih tumbuh baik inflasi terkendali jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan," pungkasnya.

Budi Arie Setiadi sendiri memiliki rekam jejak panjang di dunia gerakan mahasiswa FISIP UI hingga bidang jurnalistik media massa.

Karier politiknya dimulai di kepengurusan partai politik sebelum akhirnya mendirikan kelompok relawan Projo pada 2013 hingga pernah dipercaya menduduki sejumlah posisi menteri kabinet. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung