Berita, Nasional

Seskab Teddy Bertemu CEO GoTo, Gojek Siap Naikkan Porsi Pendapatan Pengemudi hingga 92 Persen Sesuai Arahan Prabowo

Repelita.id

24 May 2026 23:13 WIB

Seskab Teddy Bertemu CEO GoTo, Gojek Siap Naikkan Porsi Pendapatan Pengemudi hingga 92 Persen Sesuai Arahan Prabowo
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan strategis dengan CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Hans Patuwo, di kantor Sekretariat Kabinet pada Jumat (22/5/2026) untuk membahas upaya peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi daring.

Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen GoTo menyampaikan kesiapan mereka dalam menyelaraskan kebijakan perusahaan dengan arahan pemerintah guna memperbesar porsi pendapatan bagi para pengemudi ojek online.

ADVERTISEMENT

Melalui keterangan yang disampaikan dalam akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Minggu (24/5/2026), Teddy menyoroti komitmen perusahaan dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto terkait perbaikan ekonomi para mitra pengemudi.

“Disampaikan pula komitmen Gojek untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi, dari 80 persen menjadi 92 persen dari setiap transaksi,” kata Teddy, dikutip Minggu (24/5/2026).

Pada kesempatan yang sama, Hans Patuwo memaparkan data mengenai skala operasional perusahaan yang saat ini melibatkan ratusan ribu hingga satu juta mitra pengemudi aktif yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Dalam pertemuan tersebut, saya mendengarkan dan menerima berbagai masukan dari CEO GoTo, yang menurut pernyataannya saat ini memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif di seluruh Indonesia,” ujar Teddy.

Lebih lanjut, Teddy mencatat bahwa sejak awal berdirinya platform tersebut, tercatat total akumulasi mencapai 3 juta individu yang pernah bergabung dalam ekosistem transportasi daring ini, baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak lagi beroperasi.

Pemerintah saat ini tengah menaruh perhatian besar untuk mencari titik keseimbangan yang ideal agar kesejahteraan pengemudi tetap terjamin tanpa mengorbankan kesinambungan usaha dari pihak penyedia aplikasi.

“Saat ini, pemerintah dan pelaku usaha terus berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik yang berpihak kepada para pengemudi, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem usaha agar tetap sehat dan berkembang,” ujarnya.

Kebijakan mengenai pembagian hasil ini merupakan respons terhadap arahan pemerintah untuk menetapkan komisi layanan GoRide sebesar 8 persen, yang artinya pihak pengemudi menerima 92 persen dari total pendapatan per perjalanan.

Langkah efisiensi potongan komisi ini diharapkan mampu menjadi stimulus bagi ekonomi para mitra pengemudi di tengah tantangan digitalisasi yang terus bergerak dinamis.

Pihak GoTo menegaskan bahwa skema bagi hasil yang baru ini merupakan prioritas perusahaan sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap para mitra kerja yang menjadi tulang punggung operasional mereka.

“Kebijakan ini merupakan cerminan nyata dari semangat Hari Kebangkitan Nasional di era digital. Seperti yang telah kami sampaikan dalam berbagai momentum sebelumnya, termasuk pada pengumuman program dukungan kesejahteraan Bakti GoTo untuk Negeri, serta peluncuran 7 Inisiatif Apresiasi Mitra terbaru, kesejahteraan mitra driver akan selalu menjadi prioritas utama bagi Perusahaan," tutur Hans.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung