Repelita Jakarta - Kesaksian menarik disampaikan oleh Dumatno Budi Utomo selaku sepupu dari Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo dalam persidangan perkara Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Nama Dumatno sendiri sebelumnya sempat disangkutpautkan dalam perdebatan foto ijazah Joko Widodo setelah pakar telematika Roy Suryo menilai adanya kemiripan wajah melalui analisis teknologi kecerdasan buatan serta Error Level Analysis.
ADVERTISEMENT
Di ruang sidang, Dumatno menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui secara langsung perihal status perkuliahan maupun detail masa studi Joko Widodo sewaktu menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada.
Dumatno menyampaikan bahwa seluruh informasi yang diketahuinya mengenai riwayat pendidikan Joko Widodo murni diperoleh dari hasil obrolan internal keluarga besar saat berkumpul.
“Secara langsung kalau status terkait itu (perkuliahan Jokowi) saya tidak tahu. Tapi kan di cerita keluarga dulu, beliau kan cita-citanya ingin untuk kerja di kehutanan,” ujar Dumatno di hadapan majelis hakim.
Dumatno menambahkan bahwa pengetahuan tersebut bukan didasarkan pada pemeriksaan bukti fisik, melainkan hanya sekadar percakapan lisan yang pernah didengarnya secara langsung dari jajaran kerabat.
“Kayak namanya di obrolan keluarga itu ya, itu pernah diobrolin. Jadi, saya pernah dengar,” katanya.
Meski hubungan kekerabatan antara kakek Joko Widodo dan nenek Dumatno terjalin sebagai saudara kandung, Dumatno mengaku tidak ingat kapan tahun pasti Joko Widodo menjalani atau menuntaskan masa kuliahnya.
Faktor usia yang masih menginjak sekitar delapan tahun sewaktu Joko Widodo menyelesaikan studi perguruan tinggi menjadi alasan utama Dumatno tidak memantau perjalanan akademis sang sepupu secara terperinci.
Walaupun demikian, Dumatno mengaku cukup intens berinteraksi dengan Joko Widodo saat agenda silaturahmi keluarga rutin dilangsungkan.
“Setiap hari raya, minimal setiap hari raya itu ada pertemuan keluarga yang di mana pasti berjalan,” ujar Dumatno.
Mengenai berkas fisik dokumen pendidikan, Dumatno secara tegas memberikan pengakuan bahwa dirinya tidak pernah melihat wujud asli ijazah perguruan tinggi milik Joko Widodo secara langsung.
Dumatno juga menerangkan bahwa Joko Widodo tidak pernah memperlihatkan maupun memamerkan lembar dokumen ijazah tersebut kepadanya sepanjang perjumpaan keluarga.
“Dan terkait ijazah yang ditampilkan ini, beliau juga belum pernah menunjukkan,” kata Dumatno.
Dumatno menyimpulkan bahwa informasi yang dimilikinya seputar studi Joko Widodo di Universitas Gadjah Mada murni bersumber dari apa yang disampaikan dalam komunikasi keluarga besar secara berkala.
“(Jokowi pernah menempuh studi) di UGM. Kalau tahun saya enggak ingat. Tapi, namanya saudara ini kan kadang ada pertemuan keluarga, ya di mana selalu menyampaikan hal-hal seperti itu,” ucapnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok