Berita, Internasional

Sebut Minyak Venezuela Paling Kotor di Dunia, Trump Malah Dinilai Tetap Ngotot Ingin Menguasainya

Repelita.id

01 September 2026 17:10 WIB

Sebut Minyak Venezuela Paling Kotor di Dunia, Trump Malah Dinilai Tetap Ngotot Ingin Menguasainya
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pernyataan kontroversial mengenai kualitas pasokan komoditas energi dari negara amerika latin yang dilontarkan oleh pemimpin tertinggi negeri paman sam mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.

Keterangan perihal komentar diplomatik tersebut dibagikan secara terbuka melalui akun @nandxnandza pada tanggal 1 september 2026 yang menyoroti kebijakan impor energi luar negeri.

ADVERTISEMENT

"TERBARU: πŸ‡ΊπŸ‡²πŸ‡»πŸ‡ͺ Presiden AS, Trump mengatakan: β€œKami membeli aspal (tar) dari Venezuela. Itu adalah minyak paling kotor dan terburuk di dunia.” Kata β€œtar” di sini kemungkinan merujuk pada minyak mentah yang sangat berat (heavy crude), bukan aspal dalam arti harfiah. Minyak Venezuela memang terkenal memiliki kandungan sulfur tinggi dan membutuhkan proses pengolahan lebih kompleks."

Unggahan tersebut langsung memancing beragam tanggapan kritis serta analisis dari para pengguna platform digital yang menyoroti motif di balik pasokan energi tersebut.

Ulasan tambahan mengenai ironi sikap kebijakan impor minyak mentah tersebut turut dijabarkan secara mendetail melalui unggahan lanjutan dari pemilik akun @nandxnandza.

"Kalau sudah tahu minyak Venezuela kotor, tapi tetap ngebet mau menguasai minyak mereka. Takut tidak ada pilihan lain kah? Oh iya Selat Hormuz ditutup~"

Berbagai komentar pedas serta sindiran langsung bermunculan di kolom balasan dari para warganet yang menyoroti standar ganda dalam percaturan geopolitik energi global saat ini.

Pertanyaan bernada menyindir mengenai alternatif pasokan minyak berkualitas tinggi dari kawasan timur tengah dilontarkan secara langsung oleh akun @suseno8688.

"Kalo mau yg bagus kualitas grade A tuh Minyak nya Iran.. bisa tidak ngambil nya Trump ??πŸ˜ƒπŸ˜ƒ"

Pernyataan singkat berisikan tudingan keras terhadap kebijakan luar negeri negara adidaya disampaikan secara lugas oleh akun @ridonnysaut.

"P E R A M P O K 😈"

Tanggapan mengenai tahapan pemurnian komoditas energi berat tersebut turut diungkapkan secara pragmatis oleh akun @ozi.4591.

"Tentunya diolah jadi bagus lagi, jadi tak usah ke lain2 lagi"

Rangkaian diskusi interaktif dan sorotan tajam dari para warganet ini mencerminkan tingginya perhatian publik terhadap dinamika perebutan pengaruh serta penguasaan sumber daya energi dunia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung