Berita, Viral Sosmed

SBY Elus Dada Lihat Kondisi Negara Memohon Presiden Prabowo Kembalikan Politik Beradab

Repelita.id

04 November 2026 13:43 WIB

SBY Elus Dada Lihat Kondisi Negara Memohon Presiden Prabowo Kembalikan Politik Beradab
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Gelombang keprihatinan masyarakat siber semakin meluas menyusul adanya pesan terbuka yang disampaikan oleh mantan kepala negara mengenai memanasnya konstelasi kekuasaan di pusat pemerintahan.

ADVERTISEMENT

Unggahan mengenai situasi politik nasional tersebut seketika memantik beragam reaksi dari publik yang memantau jalannya tata kelola kepemimpinan nasional belakangan ini.

Sejumlah masyarakat menilai bahwa keresahan atas liarnya kondisi perpolitikan saat ini tidak hanya dirasakan oleh kalangan warga biasa, melainkan juga oleh jajaran tokoh senior bangsa.

Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal kuat adanya ketidakberesan yang serius di dalam lingkungan elit kekuasaan hingga memancing tanggapan dari tokoh terdahulu.

Ulasan tertulis seputar keresahan dinamika kenegaraan ini sebelumnya diunggah oleh akun @itsmenameahm pada tanggal 4 November 2026 melalui linimasa media sosial pribadinya.

Melalui narasi yang dibagikan ke ruang publik siber tersebut, akun @itsmenameahm menyampaikan pandangan personalnya mengenai sikap kritis yang ditunjukkan mantan pemimpin negara.

Cuitan awal dari pengguna media sosial tersebut tertulis asli, "Presiden SBY aja udah mulai ngelus dada melihat keadaan negeri ini. Tapi tutur kata beliau sangat sopan dan baik, gue rasa Pak Prabowo gak bisa tangkap maksudnya. Dinasehati, dikasih tau, dikritik, bahkan sampai di demo pun beliau gak mau tau. Ternyata bukan kita saja Rakyat yang mulai Resah, tapi Presiden ke 6 juga Resah."

Unggahan opini kritis di jagat maya tersebut langsung diserbu oleh berbagai macam komentar yang relevan dari para netizen lainnya.

Salah satu ulasan tanggapan dikirim oleh pengguna internet dengan nama akun @keishamita yang menganalisis substansi terdalam dari imbauan moral tersebut.

Melalui ketikannya di kolom respons, akun @keishamita menuliskan pandangan asli berbunyi, "Pak SBY ga bilang kasus ini harus diusut tuntas, tapi beliau minta Prabowo untuk menghidupkan kembali politik berkeadaban. Artinya, beliau melihat memang semua elite politik TYDACK berkeadaban".

Perbandingan mengenai kenyamanan atmosfer kepemimpinan antar-era pemerintahan yang berbeda turut disuarakan oleh akun @dindaa_dendy.

Netizen tersebut mengekspresikan pengalaman personalnya di kolom respons dengan menuliskan kalimat panjang persis seperti berikut:

"Jujur aku dulu diusia yg bodo amat siapa presidennya saat SBY jd presiden, pernah nyoblos skali (periode1) krn mbak kos dari pacitan orgnya baik. Trs periode2 aku golput. Sempet ngerasa periode SBY tuh B aja (biasa aja) ga ngeritik jg ga muji Tapi zaman wowo ini beneran dehhhh, semua presiden jd keliatan lbh baik"

Respons singkat kemudian diberikan kembali oleh pemilik konten utama melalui akun @itsmenameahm untuk memperkuat keluhan tersebut.

Penulis unggahan tersebut membalas komentar netizen dengan ketikan asli, "Iya KK. Dosen kampus ku pun bilang gitu".

Sementara itu, tuntutan mengenai pentingnya transparansi sejarah kelam masa lalu yang belum tuntas diungkap juga ikut disuarakan oleh akun @daniel.elliottician.

Warganet tersebut menyampaikan aspirasinya di kolom diskusi dengan menuliskan kalimat, "Biar lebih seru lagi sekalian dalang kerusuhan 1998 diungkap.. udah 28 tahun masih main rahasia-rahasiaan aja.. 😅".

Sebagai penutup dari rangkaian diskusi siber tersebut, akun @widya.astuti009 memberikan sebuah petunjuk misterius mengenai adanya kekuatan tersembunyi yang belum terpetakan.

Ulasan akhir mengenai indikasi adanya gerakan rapi di balik layar politik itu tertulis persis, "penumpang gelap blm kebuka ini. cluenya mainnya rapih".(*)

Editor: 91224 R-ID Elok










View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung