Berita, Nasional

Said Iqbal tampil nyentrik pakai kacamata Oakley di rakernas KSPI: Gak kuat lihat cahaya

Repelita.id

23 June 2026 22:49 WIB

Said Iqbal tampil nyentrik pakai kacamata Oakley di rakernas KSPI: Gak kuat lihat cahaya
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Penampilan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal menyita perhatian saat menghadiri Rapat Kerja Nasional KSPI 2026 di The Acacia Hotel, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (23/6) .

Said Iqbal tampil mencolok dengan kacamata hitam pekat bermerek Oakley seri Sylas saat diwawancarai awak media di koridor utama lokasi acara .

ADVERTISEMENT

Namun aksesori tersebut bukan sekadar gaya atau pamer tren fesyen di hadapan kamera pewarta .

Kacamata hitam itu berfungsi sebagai proteksi medis untuk menghalangi paparan cahaya langsung dari lampu sorot lantaran dirinya baru saja menjalani operasi mata .

"Saya izin pakai kacamata ya, habis operasi. Enggak kuat lihat cahaya," ucap Said Iqbal kepada wartawan sebelum memulai sesi wawancara cegat .

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Wakil Presiden KSPI Kahar S Cahyono yang menegaskan pimpinan buruh itu memang tidak kuat melihat pendaran sinar lampu sorot secara langsung dalam masa pemulihan .

"Ya, benar," kata Kahar .

Meski kondisi fisiknya belum pulih total pascaoperasi, Said Iqbal tetap memimpin jalannya sidang pleno untuk merumuskan arah perjuangan organisasi ke depan .

"Yang pertama, kita ingin memastikan agenda besarnya adalah pemerintahan yang bersih akan menciptakan buruh yang sejahtera," tegas Said Iqbal .

Ia mencontohkan negara-negara Skandinavia seperti Finlandia, Norwegia, Swedia, Denmark, hingga Islandia yang memiliki tata kelola pemerintahan bersih dan berhasil menyejahterakan rakyatnya .

Menurutnya, pemerintahan yang bersih dan angka korupsi yang ditekan akan mengakibatkan anggaran keuangan negara bisa dialokasikan murni untuk kesejahteraan buruh .

"Pemerintahan Prabowo Subianto selalu menekankan pemerintahan yang bersih. Oleh karena itu melalui Rakernas, KSPI ingin mengingatkan kembali Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan komitmennya, ideologinya, untuk membangun pemerintahan yang bersih sebagaimana disampaikan dalam pidato pelantikan beliau," sambungnya .

Said Iqbal menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, nasib kaum pekerja akan jauh lebih terjamin .

Salah satu indikator kebijakan yang diapresiasi adalah keputusan kenaikan upah minimum 2025 sebesar 6,5 persen yang dinilai mampu meningkatkan daya beli buruh .

"Kenaikan upah minimum 2025 sebesar 6,5 persen, setelah 10 tahun tidak pernah ada kenaikan upah (yang signifikan), maka akan meningkatkan daya beli buruh," tutupnya . (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung