Berita, Nasional

Said Didu Sebut Aksi Seskab Geser Mikrofon Prabowo Sebagai Gol Bunuh Diri Istana

Repelita.id

09 September 2026 20:12 WIB

Said Didu Sebut Aksi Seskab Geser Mikrofon Prabowo Sebagai Gol Bunuh Diri Istana
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu memberikan sorotan khusus terhadap momen ketika Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terlihat menggeser mikrofon utama saat Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat resmi pemerintahan.

Peristiwa tersebut berlangsung ketika Kepala Negara sedang memberikan berbagai arahan penting mengenai mitigasi bencana alam, yang mencakup penanganan masalah kebakaran hutan serta lahan di berbagai wilayah.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan rapat resmi tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara khusus menekankan pentingnya langkah antisipasi secara sigap terhadap potensi ancaman kebakaran yang berada di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara.

Kepala Negara menegaskan agar seluruh pihak terkait mengerahkan kekuatan yang lebih besar supaya kobaran api tidak sampai menjangkau kawasan zona inti pembangunan Ibu Kota Nusantara secara menyeluruh.

Di tengah penyampaian arahan penting tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang berdiri di samping presiden tampak memindahkan posisi mikrofon utama agar sedikit menjauh dari jangkauan bicara presiden.

Selain menggeser perangkat pengeras suara tersebut, pejabat ring satu istana itu juga terlihat membisikkan sesuatu secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto yang kemudian tampak menganggukkan kepala.

Kejadian menarik perhatian publik di ruang rapat resmi ini lantas memicu tanggapan kritis dari pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu yang menilai tindakan tersebut dapat merugikan citra presiden.

Melalui akun media sosial miliknya, Said Didu melontarkan kritik pedas dengan menyebut insiden kecil tersebut sebagai sebuah contoh tindakan gol bunuh diri yang dilakukan oleh pihak istana.

Melalui unggahan di akun X pribadinya pada Selasa (8/9), Said Didu menuliskan kalimat: Inilah contoh “gol bunuh diri” yang sering dilakukan oleh pihak istana. Atau memang terjadi pembusukan di istana kepada Presiden @prabowo?

Lebih lanjut, pengamat publik tersebut mempertanyakan alasan di balik terjadinya gestur pemindahan alat pengeras suara dalam sebuah agenda rapat resmi tingkat tinggi pemerintahan negara.

Ia juga menyinggung bagaimana posisi strategis Teddy Indra Wijaya sebagai seorang Sekretaris Kabinet yang seharusnya memahami protokol ketat dalam setiap kegiatan kenegaraan presiden.

Melalui cuitan tambahannya, ia menegaskan bahwa insiden semacam itu seharusnya tidak perlu terjadi dalam agenda kenegaraan jika ada kehati-hatian dari pihak protokoler istana.

Masih dalam rangkaian cuitan yang sama di media sosial, ia menuliskan kalimat: Betapa berkuasanya Seskab di negeri ini. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung