Berita, Viral Sosmed

Said Didu Bongkar Kebijakan “Lorong Sepi” Pemerintah, Disebut Atasi Tiga Kendala Utama Bulog

Repelita.id

28 September 2026 13:55 WIB

Said Didu Bongkar Kebijakan “Lorong Sepi” Pemerintah, Disebut Atasi Tiga Kendala Utama Bulog
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Muhammad Said Didu melalui akun X @msaid_didu mengungkap pandangannya mengenai kebijakan pemerintah yang disebut dapat mengatasi sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi Bulog.

Dalam unggahan pada 28 September 2026, Said Didu menyebut kebijakan tersebut sebagai “Lorong Sepi” dan mengaitkannya dengan upaya pemerintah menyelesaikan kendala yang dihadapi Bulog.

ADVERTISEMENT

Menurut Said Didu, terdapat tiga persoalan utama yang selama ini menjadi hambatan Bulog dalam menjalankan perannya, yakni persoalan keuangan, persaingan dengan pihak swasta serta tengkulak, dan keterbatasan kapasitas gudang.

Ia kemudian menyatakan bahwa ketiga persoalan tersebut telah diatasi melalui kebijakan yang disebutnya “lorong sepi” oleh pemerintah.

“Kebijakan “Lorong Sepi” untuk atasi kendala Bulog. Selama ini Bulog menghadapi 3 (tiga) kendala, yaitu : 1) kesulitan keuangan 2) persaingan dengan swasta dan tengkulak 3) kesulitan kapasitas gudang.”

Said Didu menjelaskan bahwa istilah “lorong sepi” yang digunakannya merujuk pada kebijakan pemerintah yang menurutnya dijalankan tanpa banyak diketahui publik.

“Ketiga kendala tersebut sudah diatasi melalui kebijakan “lorong sepi” pemerintah. Artinya, pemerintah secara diam-diam membuat kebijakan untuk mengatasi masalah Bulog dan berjalan efektif.”

Unggahan tersebut juga mendapat tanggapan dari pengguna X bernama @tijabar yang menilai selalu terdapat cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selalu ada cara untuk mensejahterakan rakyat, semoga terobosan ini juga dapat dirasakan petani di seluruh indonesia”

Sementara itu, dalam unggahan lain pada 28 September 2026, Said Didu menyampaikan pandangan berbeda mengenai cara sebagian pejabat memandang masyarakat.

“Rakyat selalu dianggap bodoh oleh pejabat yg digaji oleh rakyat.”

Rangkaian unggahan tersebut menunjukkan perhatian Said Didu terhadap kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan Bulog serta dampaknya terhadap masyarakat dan petani.*

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung