Repelita [Jakarta] - Kunjungan ekonom senior Chatib Basri ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa sore, 9 Juni 2026, kembali memicu spekulasi luas di kalangan publik.
Kehadiran mantan Menteri Keuangan tersebut terpantau bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, sekitar pukul 15.30 WIB.
ADVERTISEMENT
Pertemuan ini menjadi sorotan tajam karena bertepatan dengan beredarnya isu perombakan kabinet yang menyeret posisi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Saat dikonfirmasi mengenai rumor pergantian jabatan tersebut, Chatib memberikan respons yang sangat singkat kepada awak media.
Saya enggak tahu, kata Chatib Basri kepada wartawan.
Ia hanya menegaskan bahwa kehadirannya di kompleks istana adalah untuk memenuhi undangan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
Sementara itu, Luhut menjelaskan bahwa agenda pertemuan tersebut adalah bagian dari rutinitas pelaporan kerja Dewan Ekonomi Nasional kepada Presiden.
Ya, kita, kita melaporkan apa aja tiap Dewan Ekonomi tiap bulan atau tiap 5 minggu, aku Luhut.
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi telah membantah adanya rencana reshuffle maupun kabar mundurnya Purbaya dari jabatannya.
Reshuffle? Belum ada.
Dari mana itu? Tidak ada, ujar Prasetyo pada Kamis, 4 Juni.
Pemerintah saat ini menegaskan fokus utamanya terletak pada penguatan koordinasi antarlembaga ekonomi seperti Kemenkeu, BI, dan OJK untuk menjaga stabilitas nasional.
Yang sekarang diperlukan adalah koordinasi yang erat dan intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian, ujarnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok