Repelita Jakarta - Kediaman pribadi seorang pujangga nasional dikabarkan mendapat tekanan psikologis berupa kedatangan sekelompok massa dari organisasi kemasyarakatan pada akhir pekan kemarin.
Tujuan pergerakan rombongan tersebut ditengarai untuk melacak keberadaan sang pemilik rumah guna dihadapkan langsung dengan pimpinan tertinggi gerakan rakyat indonesia bersatu jaya.
ADVERTISEMENT
Lantaran target utama tidak berada di lokasi kejadian seorang wanita dewasa yang merupakan ahli waris sang sastrawan akhirnya diamankan secara sepihak oleh kelompok eksternal tersebut.
Berdasarkan kesaksian pihak keluarga sang anak sejatinya tengah sibuk mengurus anggota keluarga lansia serta adik kandungnya yang sedang terbaring lemah akibat menderita gangguan kesehatan.
Tindakan pemaksaan di bawah ancaman itu dinilai telah mencederai prinsip dasar kebebasan berwarga negara sekaligus melanggar instrumen hukum perlindungan hak asasi manusia secara nyata.
Pasca rentetan insiden penjemputan paksa di area domestik tersebut korban dikabarkan mengalami guncangan psikologis berat berupa ketakutan mendalam akibat intimidasi yang diterimanya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok