Repelita [Jakarta] - Pengamat politik Rudi S Kamri menyebut langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendatangi lokasi bencana Flores di Nusa Tenggara Timur sebagai taktik cerdik sekaligus manuver mendahului jadwal Kunker resmi Presiden Prabowo Subianto.
Pandangan kritis tersebut disampaikan langsung melalui tayangan video di kanal YouTube Anak Bangsa TV.
ADVERTISEMENT
"Melalui tayangan di kanal YouTube Anak Bangsa TV, dirinya menyoroti keputusan politik yang diambil oleh sang wakil presiden mendahului rencana kunjungan resmi dari Presiden Prabowo."
Langkah memboyong mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia guna pendampingan trauma dinilai bukan sekadar agenda kemanusiaan biasa.
Rudi menenggarai keberangkatan tersebut dirancang untuk meredam gelombang protes pemuda pasca-aksi demonstrasi besar yang melayangkan delapan tuntutan dua hari sebelumnya.
"Dirinya melihat ada upaya secara halus untuk memecah ombak pergerakan kelompok pemuda akibat adanya aksi demonstrasi besar yang menuntut delapan poin kepada pemerintah dua hari sebelumnya."
Pengamat tersebut juga mempertanyakan posisi serta tanggung jawab para mahasiswa berjaket kuning itu kepada jajaran pengurus BEM UI.
"Lebih lanjut dalam ulasan video YouTube Anak Bangsa TV, ia mempertanyakan bagaimana bentuk pertanggungjawaban para mahasiswa berjaket kuning yang ikut serta dalam rombongan tersebut di hadapan pengurus internal BEM UI."
Kehadiran elemen mahasiswa di lokasi bencana bersama Wapres diprediksi memicu multitafsir di tengah masyarakat dan reaksi keras dari civitas akademika.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok