Repelita Jakarta - Akademisi filsafat sekaligus pengamat politik Rocky Gerung kembali melempar kritikan tajam menyasar Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo sewaktu mengulas kejelasan dokumen kelulusan sarjana UGM milik mantan kepala negara tersebut.
Pandangan menohok itu dilontarkan Rocky dalam saluran diskusi yang dipandu oleh pakar komunikasi politik Hendri Satrio hingga mencuri perhatian publik.
ADVERTISEMENT
Pada sesi perbincangan itu, Hendri Satrio memantik tanggapan Rocky dengan menanyakan keberadaan fisik naskah akademik milik mantan wali kota Surakarta tersebut.
"Menurut lo ada enggak dia punya ijazah?," tanya Hendri.
Rocky lantas melayangkan tanggapan lugas yang menuai perhatian khalayak luas.
"Punya, ijazahnya asli tapi orangnya yang palsu," jawab Rocky.
Ia menguraikan bahwa tokoh penanggung jawab negara seyogianya mempertontonkan keteladanan etik yang luhur tatkala disoal masyarakat umum.
Figur yang tidak lagi menduduki kursi kepemimpinan negara semestinya berani memberikan kepastian gamblang tanpa dibayangi kalkulasi politik praktis.
"Kalau orang yang asli dia juga akan ambil risiko untuk mengatakan saya punya atau tidak punya. Persoalan seseorang itu ketika dia sudah jadi moral person dia akan bilang, 'Oke, lu mau tanya apa?'," pungkasnya.
Rocky memandang reaksi Jokowi atas perdebatan dokumen tersebut masih memperlihatkan gestur seorang aktor politik yang penuh perhitungan.
"Harusnya gue akan menjawab berdasarkan moral call gue, itu karena gue udah bukan lagi presiden. Kalau gua masih presiden, gua akan zigzag. Jadi Jokowi masih menganggap dia presiden atau masih politisi."
Ia menambahkan bahwa sosok pendahulu pemerintahan sudah seharusnya berdiri pada ketegangan prinsip moral yang amat lugas di hadapan umum.
"Padahal orang anggap dia sudah seharusnya di level seorang pertapa. Kalau seorang pertapa dia harus jawab yang hitam atau putih. Enggak boleh abu-abu," jelasnya.
Silang pendapat perihal keaslian dokumen kelulusan tersebut sejauh ini terus menyita perhatian publik serta mengalir di ranah persidangan maupun lontaran sikap para tokoh.
Pihak Universitas Gadjah Mada sebelumnya telah menegaskan bahwa lembar ijazah milik Jokowi dipastikan otentik dan riwayat studinya telah rampung sesuai aturan institusi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok