Berita, Nasional

Rocky Gerung Sebut Amien Rais Ensiklopedi Hidup yang Tahu Akar Kejahatan Negeri

Repelita.id

04 May 2026 20:58 WIB

Rocky Gerung Sebut Amien Rais Ensiklopedi Hidup yang Tahu Akar Kejahatan Negeri
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Nama Amien Rais kembali diseret ke tengah pusaran kontroversi setelah kritiknya terhadap sejumlah tokoh termasuk Presiden Prabowo Subianto memicu gelombang reaksi dari berbagai kalangan.

Di tengah hujatan dan polemik yang terus bergulir, Rocky Gerung hadir dengan pernyataan yang tidak sekadar membela tetapi mengangkat Amien ke posisi yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

Rocky menyebut Amien Rais sebagai ensiklopedi politik hidup yang memahami peta panjang tentang asal-usul persoalan di negeri ini.

Kalimat Rocky meluncur tanpa rem dengan menyatakan bahwa Amien Rais memahami asal-usul kejahatan di negeri ini secara mendalam.

Bagi sebagian telinga pernyataan itu terdengar hiperbolik, tetapi bagi Rocky hal itu adalah cara membaca sejarah bahwa kritik bukan sekadar reaksi.

Kritik menurut Rocky adalah ingatan panjang yang terus hidup dan tidak boleh dimatikan oleh kekuasaan.

Kontroversi terbaru yang menyeret nama Amien Rais bermula dari tudingannya terhadap sejumlah tokoh termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Serangan itu memicu gelombang reaksi yang beragam mulai dari pendukung setia hingga kelompok yang menilai kritik tersebut sudah melampaui batas.

Di ruang digital hujatan bersahutan yang membentuk polarisasi yang semakin tajam di antara warganet.

Namun di tengah kebisingan itu Rocky justru menggeser fokus perdebatan ke arah yang lebih substantif.

Ia mengajak publik untuk melihat rekam jejak panjang Amien Rais terutama dalam isu-isu strategis seperti politik pertanahan dan relasi ekonomi global.

Rocky menyinggung bagaimana Amien Rais sejak lama mengkritik pengelolaan sumber daya alam.

Ia mengangkat polemik lama terkait Freeport Indonesia yang hingga kini masih menyisakan lapisan persoalan yang belum tuntas.

Dalam narasi Rocky problem tanah bukan sekadar urusan administrasi sertifikat kepemilikan semata.

Ia menyindir kebijakan yang membagi dokumen kepemilikan tanpa menyelesaikan akar konflik di tingkat tapak.

β€œSertifikat dibagi, tanahnya tidak ada,” kira-kira begitu logika yang disampaikan sebagai sebuah ironi yang terasa dekat dengan realitas di banyak daerah.

Di titik ini perdebatan tak lagi soal siapa yang benar atau salah di antara para pihak.

Ia berubah menjadi benturan cara pandang antara kritik sebagai bentuk kepedulian atau kritik sebagai ancaman terhadap stabilitas kekuasaan.

Amien Rais berdiri sebagai simbol suara keras itu sementara Rocky Gerung menjadi pengeras suaranya di ruang publik.

Narasi ini memperlihatkan satu hal yang tak pernah berubah dalam politik Indonesia bahwa kritik selalu punya harga mahal.

Kritik bisa dipuji sebagai keberanian tetapi juga bisa dicap sebagai provokasi yang mengganggu stabilitas negara.

Dan di antara dua kutub itu publik kembali dihadapkan pada pilihan mendengar sebagai refleksi atau menolak sebagai gangguan.

Di ujungnya pernyataan Rocky bukan sekadar pembelaan personal terhadap seorang Amien Rais.

Ia seperti mengingatkan bahwa dalam politik ingatan adalah senjata yang paling ampuh.

Dan mereka yang menguasai ingatan panjang sering kali lebih berbahaya daripada mereka yang sekadar berkuasa hari ini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (3)

S
Suci Rahayu 05/05/2026

Kalo tdk ada yg berani bersuara negara akan jdi apa nantinya

N
Nurdin Kulau 05/05/2026

Negara Indonesia masih negara yang menganut sistem demokrasi yang artinya bukan negara kerajaan yang tidak bisa di kritik oleh rakyat nya πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜­

N
Nurdin Kulau 05/05/2026

Negara Indonesia masih negara yang menganut sistem demokrasi yang artinya bukan negara kerajaan yang tidak bisa di kritik oleh rakyat nya πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜­

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung