Berita, Nasional

Rismon Sianipar Bongkar Fakta Lama: Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Pecah Kongsi Sejak Era Abraham Samad

Repelita.id

04 July 2026 20:59 WIB

Rismon Sianipar Bongkar Fakta Lama: Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Pecah Kongsi Sejak Era Abraham Samad
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ahli digital forensik Rismon Sianipar mengungkapkan keretakan hubungan antara Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam memperkuat kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Pernyataan tersebut disampaikan melalui tayangan di kanal YouTube Balige Academy pada Kamis, 2 Juli 2026.

Rismon menyatakan bahwa perpecahan di antara keduanya bukan merupakan hal baru karena telah terjalin sejak masa koordinasi di bawah Abraham Samad. Konflik internal ini kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan perbedaan pandangan antara tim hukum kedua belah pihak terkait strategi konferensi.

ADVERTISEMENT

Rismon Sianipar menjelaskan latar belakang situasi tersebut sebagai berikut: "Saya berikan fakta yang terjadi sebelumnya. Pada saat saya masih di bawah koordinasi Abraham Samad, baik saya, Roy Suryo, maupun Tifa, ada kejadian yang unik. Sebenarnya pecah kongsi ini sudah lama." Ia pun menyoroti dinamika pemecatan Dokter Tifa yang sempat menjadi klien dalam naungan Abraham Samad.

Lebih lanjutnya, Rismon menuturkan adanya banyak hal sebelum akhirnya Dokter Tifa dihentikan secara resmi. Bahkan, ia menceritakan kejadian pengusiran pengacara Abdullah Alkatiri dari pertemuan di kantor Abraham Samad sebagai bagian dari rangkaian peristiwa tersebut.

Mengenai alasan mendasar di balik langkah tegas Abraham Samad terhadap Dokter Tifa, Rismon mengaku tidak memiliki pengetahuan mendalam. Ia hanya menegaskan status fakta Dokter Tifa saat itu: "Pada saat itu Tifa ini entah karena dengan pertimbangan apa pun dari Abraham Samad, Tifa ini dipecat. Ketika kami masih berada di bawah koordinasi Abraham Samad, Tifa ini dipecat sebagai klien. Ingat, Tifa ini dipecat sebagai klien."

Peristiwa yang diceritakan Rismon ini memberikan gambaran mengenai ketegangan yang mewarnai internal tim dalam memperjuangkan narasi ijazah tersebut. Hingga saat ini, kesenjangan antara para tokoh yang terlibat terus menjadi perhatian publik di tengah berjalannya proses hukum. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung