Repelita [Jakarta] - Kompleks parlemen di Senayan bersiap menghadapi gelombang unjuk rasa besar dari belasan aliansi mahasiswa serta masyarakat sipil.
Aksi unjuk rasa massal yang dijadwalkan berlangsung hari ini membawa agenda utama pengawasan ketat terhadap kinerja legislatif.
ADVERTISEMENT
Koordinator aksi memperkirakan ribuan orang bakal memadati kawasan sekitar gedung wakil rakyat demi menyuarakan aspirasi.
"Aksi pada 27 Agustus 2026 ini bukan sekadar penyampaian pendapat biasa di jalanan, melainkan bentuk pertanggungjawaban dan pengawasan publik terhadap DPR RI," kata Mixel dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).
Deretan tuntutan tajam disiapkan para peserta demonstrasi mencakup berbagai persoalan krusial di sektor sosial hingga politik.
Salah satu poin paling mencolok dari deretan tuntutan tersebut adalah seruan keras agar pemerintahan saat ini diadili.
"Kami menuntut Ketua dan Wakil Ketua DPR RI hadir langsung menemui massa aksi untuk berdialog secara nyata dan setara, bukan sekadar respons simbolis," ujarnya.
Massa mengecam kebijakan yang dinilai memperlemah tatanan demokrasi sekaligus memicu ketimpangan ekonomi yang semakin melebar luas.
Ancaman eskalasi gerakan dengan jumlah peserta lebih masif disiapkan apabila pimpinan dewan enggan menemui pendemo.
"Jika pimpinan DPR RI tidak bersedia membuka ruang dialog, kami menilai hal tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi rakyat dan kami siap mengonsolidasikan gerakan lanjutan yang jauh lebih besar," kata Mixel.
Di sisi lain, rombongan warga dari berbagai daerah dilaporkan turut berupaya merapat ke ibu kota guna memperkuat barisan protes.
Kendala di perjalanan sempat dialami sebagian armada bus pengangkut warga akibat penyekatan di jalur lintas wilayah.
Meski demikian, elemen penggerak memastikan konsentrasi massa tetap terpusat di sekitar kawasan Senayan guna menagih komitmen parlemen. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok