Repelita Jakarta - Lembaga pendidikan Management Development Institute of Singapore memberikan penjelasan terbuka mengenai jejak studi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan resmi yang diunggah dalam laman resmi institusi pada 1 Oktober 2025 tersebut memastikan bahwa mantan Wali Kota Surakarta itu merupakan alumnus sah mereka.
ADVERTISEMENT
Langkah pengungkapan data akademik ini mengemuka di tengah riak persoalan kelengkapan berkas sekolah menengah yang ramai diperdebatkan publik sejak kurun 2024 hingga 2025.
Berdasarkan warta yang disiarkan lewat kanal YouTube Tribunnews pada Jumat, 9 Oktober 2026, pihak Management Development Institute of Singapore menerangkan bahwa Gibran mengenyam pendidikan reguler sepanjang kurun 2007 sampai 2010.
Dalam rentang tiga tahun tersebut, ia menuntaskan jenjang diploma lanjutan sebelum akhirnya meraih gelar Sarjana Sains (Honours) bidang Pemasaran atas kemitraan bersama University of Bradford, Inggris.
Pihak Management Development Institute of Singapore menerangkan bahwa pola kolaborasi akademik bersama perguruan tinggi mancanegara merupakan hal lumrah dalam mekanisme sistem pendidikan tinggi swasta di Singapura.
Skema tersebut dijalankan guna menjaga standar mutu pembelajaran serta membekali para lulusan agar sanggup bersaing dalam ranah global.
Sebelum melanjutkan jenjang studi di Singapura, perjalanan akademik Gibran sempat mencakup program persiapan perkuliahan di University of Technology Sydney, Australia.
Ia menjalani tahapan persiapan perguruan tinggi di Australia selama kurang lebih tiga tahun sebelum akhirnya kembali ke Singapura untuk menuntaskan diploma lanjutan hingga jenjang sarjana.
Rangkaian riwayat studi luar negeri ini kembali menjadi sorotan khalayak seiring munculnya perdebatan seputar pembuktian kelulusan setara sekolah menengah atas.
Gibran Rakabuming Raka sendiri telah memberikan tanggapan singkat terkait isu kelengkapan dokumen tingkat menengah yang sempat dipersoalkan.
Ia menegaskan bahwa pencapaian gelar akademiknya di tingkat perguruan tinggi Singapura secara logis menandakan dirinya telah menuntaskan jenjang sekolah menengah.
Penjelasan resmi dari pihak Management Development Institute of Singapore mengonfirmasi status kelulusan serta gelar sarjana yang dikantongi Gibran.
Meski demikian, pernyataan mengenai status alumnus tersebut berfokus pada jenjang perguruan tinggi dan tetap dibedakan dari ranah verifikasi dokumen kesetaraan tingkat menengah atas.
Polemik ini memuat dua ranah yang saling berkaitan, yakni rekam jejak perkuliahan di luar negeri serta dokumen pembuktian kualifikasi pendidikan menengah yang penilaian hukumnya mengacu pada lembaga berwenang.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok