Repelita Jakarta - Langkah hukum resmi mulai disiapkan oleh relawan yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) sebagai respons atas pernyataan kontroversial Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, yang beredar luas di media sosial.
Amien Rais mengunggah video pendek berdurasi sekitar delapan menit di kanal YouTube pribadinya pada Kamis, 30 April 2026, yang berisi tudingan tentang kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
ADVERTISEMENT
Ketua DPP Arus Bawah Prabowo yang bernama Supriyanto menilai bahwa pernyataan Amien Rais merupakan bentuk fitnah keji, halusinasi, menyesatkan, dan sangat provokatif.
"Ucapan Amien Rais bukan lagi kritik, melainkan tuduhan keji tanpa dasar yang dipaksakan menjadi seolah-olah kebenaran," tegas Supriyanto kepada wartawan pada Jumat, 1 Mei 2026.
Ia menilai narasi yang dibangun oleh politikus senior tersebut telah melewati batas kewajaran dengan menyeret isu moralitas pribadi tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Bahkan Supriyanto menyebut pernyataan Amien Rais sebagai bentuk agitasi berbahaya yang berpotensi merusak stabilitas politik dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang sah.
Dia memastikan bahwa langkah hukum yang tengah disiapkan oleh relawan ABP akan menyasar dugaan pencemaran nama baik serta penyebaran informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya di ruang publik.
Dalam video kontroversialnya, Amien Rais secara terang-terangan melontarkan kritik keras terhadap kedekatan antara Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya.
Amien mengaitkan isu tersebut dengan aspek moralitas dan menyatakan bahwa hubungan kedua tokoh itu telah melampaui batas profesionalitas sebagaimana lazimnya relasi kerja antara presiden dan staf kabinet.
Video tersebut sempat diberi judul "Jauhkan Istana dari Skandal Moral" sebelum akhirnya dihapus atau tidak dapat diakses lagi di kanal YouTube Amien Rais Official.
Kementerian Komunikasi dan Digital sebelumnya telah menyatakan bahwa video pernyataan Amien Rais tersebut mengandung hoaks, fitnah, serta ujaran kebencian.
Pemerintah menilai narasi yang dibangun oleh Amien Rais merupakan upaya merendahkan martabat pimpinan tertinggi negara dan berpotensi memecah belah bangsa.
Hingga berita ini diturunkan, Amien Rais maupun tim kuasa hukumnya belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana pelaporan yang akan dilakukan oleh relawan ABP.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok