Berita, Nasional

Refly Harun Protes Keras Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Sebut Tindakan Polisi Tidak Profesional

Repelita.id

19 June 2026 19:08 WIB

Refly Harun Protes Keras Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Sebut Tindakan Polisi Tidak Profesional
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kuasa hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, Refly Harun, melayangkan protes keras terhadap tindakan penangkapan yang dilakukan kepolisian.

Ia mendatangi markas Polda Metro Jaya pada Jumat, 19 Juni 2026, guna menyampaikan keberatan secara resmi atas proses hukum terhadap kedua kliennya.

ADVERTISEMENT

Refly menilai langkah yang diambil tim penyidik Polda Metro Jaya sangat tidak profesional dalam koridor penegakan hukum.

Ia berpendapat bahwa penangkapan dan penahanan seharusnya diprioritaskan bagi kejahatan berat seperti korupsi atau pembunuhan berencana.

Sementara itu, perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang menjerat kliennya masih bersifat debatable atau masih dalam ruang perdebatan.

Refly menegaskan keyakinan bahwa kliennya tidak bersalah karena proses pembuktian hukum masih berjalan dan belum ada putusan inkrah dari pengadilan.

Ia juga menyoroti waktu penangkapan Dokter Tifa yang dilakukan sesaat sebelum agenda seminar hasil disertasinya dimulai.

Dokter Tifa dijadwalkan menjalani ujian tersebut pada pukul 08.00 WIB, namun sudah dijemput petugas pada pukul 07.00 WIB.

Terkait penangkapan Roy Suryo, Refly menerima laporan bahwa kejadian berlangsung sesaat setelah kliennya menunaikan ibadah salat Subuh.

Momen tersebut terjadi tidak lama setelah mereka berdua sempat berpisah sehabis menghadiri sebuah agenda kegiatan bersama di Kota Bandung.

Segala perkembangan terkait upaya pendampingan hukum ini dapat dipantau melalui akun media sosial resmi Refly Harun di https://www.youtube.com/@ReflyHarunOfficial.

Pihak kuasa hukum berharap agar proses hukum ke depannya dapat berjalan lebih adil dengan tetap mengedepankan hak-hak para terlapor. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung