Repelita [Jakarta] - Koperasi Desa Merah Putih kini ditunjuk sebagai kanal utama penyaluran berbagai komoditas subsidi pemerintah bagi masyarakat.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyebut kebijakan strategis ini merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
Langkah ini diproyeksikan mampu mendongkrak kesejahteraan warga di pelosok desa dengan potensi perolehan laba tahunan yang cukup signifikan.
Joao menyampaikan rencana besar tersebut saat menghadiri Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya, TMII, Jakarta Timur, pada Kamis (16/7).
“Kita ini (Kopdes Merah Putih) benar-benar hadir untuk membebaskan masyarakat desa dari kemiskinan yang menjerat mereka selama ini,” ungkap Joao.
Ia menambahkan bahwa pemerintah memberikan dukungan penuh agar Koperasi Desa Merah Putih memegang kendali atas distribusi seluruh bantuan subsidi nasional.
“Dan hari ini, kami juga akan sampaikan ke masyarakat; tadi malam Koperasi Desa Merah Putih mendapatkan hadiah yang luar biasa dari Bapak Presiden, bahwa mulai sekarang seluruh barang subsidi akan didistribusikan melalui Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.
Optimalisasi jalur distribusi ini diperkirakan dapat memberikan keuntungan bagi tiap gerai koperasi setidaknya sebesar Rp 597 juta per tahun.
“Itu (keuntungan Rp 597 juta) hanya dengan mendistribusi barang subsidi,” jelasnya.
Sebelumnya, saya sempat mengaku tidak berekspektasi tinggi mengenai besaran kuota yang akan diberikan oleh pemerintah untuk dikelola.
Namun, Presiden justru memberikan restu agar seluruh kuota barang nasional bersubsidi disalurkan sepenuhnya melalui Koperasi Desa Merah Putih.
“Kami tadinya agak pesimis, kami sempat bikin mengira kalau kita disetujui 30 persen atau mungkin 50 persen atau 100 persen (subsidi barang kuota nasional). Ternyata Bapak Presiden menyetujui 100 persen barang subsidi disuplai ke setiap desa,” urainya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok