Berita, Viral Sosmed

Prabowo Soroti Mitigasi Bencana, Warganet Kritik Pernyataan “Takdir” dan Penanganan Pemerintah

Repelita.id

07 September 2026 18:45 WIB

Prabowo Soroti Mitigasi Bencana, Warganet Kritik Pernyataan “Takdir” dan Penanganan Pemerintah
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan setelah pernyataannya dalam rapat mengenai penanganan bencana alam dirangkum dan diunggah ke media sosial pada 7 September 2026.

Dalam unggahan akun Threads @sisisesee, sejumlah poin yang disebut berasal dari pidato Prabowo membahas bencana alam, kondisi geografis Indonesia, hingga langkah pemerintah dalam menghadapi potensi bencana.

ADVERTISEMENT

Dalam rangkuman tersebut, Prabowo menyebut Indonesia sebagai negara yang berada di kawasan Ring of Fire sehingga harus siap menghadapi bencana setiap saat.

“kita menghadapi bencana alam”

“dulu gempa di flores ntt”

“sekarang anak krakatau”

“serta kebakaran hutan di kalimantan”

“inilah takdir kita sebagai negara yang ada di ring of fire”

“kita harus menghadapi ini setiap saat”

Prabowo juga disebut membuka kemungkinan peningkatan anggaran mitigasi bencana sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan pemerintah.

“mungkin anggaran mitigasi bencana saya kita harus di tambah”

Ia kemudian menyinggung penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatra yang dinilai telah dilakukan secara masif dan cepat.

“tapi di banding periode yang dulu lalu kita cukup bagus”

“buktinya aceh, sumut, sumbar kita sudah cukup masif”

“kita cukup cepatt semua kita sudah pulihkan”

Pada bagian lain rangkuman tersebut, Prabowo menyampaikan sejumlah gagasan mengenai kesiapan peralatan untuk menghadapi bencana, termasuk pemanfaatan teknologi dan sarana pertahanan.

“menurut saya kita cukup berhasil di pulau sumatra”

“sebentar lagi kita akan punya kapal induk dari itali”

“sebisa mungkin langsung kita pakai”

“saya ingin ada drone yang bisa melempar air”

Prabowo juga menekankan pentingnya langkah antisipatif agar pemerintah tidak hanya bergerak setelah bencana terjadi.

“jadi saya kita kita harus antisipasi semua”

“jangan kejadian dulu baru kita gerak”

Unggahan rangkuman tersebut kemudian mendapat berbagai tanggapan dari pengguna Threads yang menilai penyampaian pidato menjadi lebih mudah dipahami setelah diringkas.

Akun @inastsuraya_ menulis, “suka deh kalo ada yg ringkasin kaya gini, klo denger pidatonya langsung dari vidio rasanya tensiku langsung naik pdhl ga ada riwayat darah tinggi 😌😌 plis deh kalo dia kunjugan ke mana gitu yg kebetulan ketemu langsung sm beliau, tolong dong nitip sendal satu buat di lempar kalo bisa langsung kena kepala 🙏”

Akun @irfanmustakim92 juga memberikan tanggapan, “makasih udah di rangkumin, udah agak males ndengerin beliau pidato soal nya 😅👍”

Pengunggah kemudian menjelaskan bahwa rangkuman tersebut bukan sepenuhnya berasal dari dirinya dengan menulis, “Maap aku juga copas dari X😭😭🙏🏻”

Selain komentar yang menyebut rangkuman tersebut membantu, sejumlah pengguna lain justru menyampaikan kritik terhadap isi pernyataan Presiden.

Akun @sig_26 menulis, “Takdir mulu yg disalahin. Lu nya aja tolol mimpin negara”

Sementara akun @mitcu874 memberikan komentar singkat, “Boleh ga anda pergi aja. Ga guna anda disitu”

Rangkaian pernyataan dan komentar tersebut memperlihatkan perdebatan mengenai cara pemerintah memandang risiko bencana, kesiapan mitigasi, serta kecepatan respons ketika bencana terjadi.

Di sisi lain, pernyataan mengenai peningkatan anggaran mitigasi dan penggunaan teknologi untuk menghadapi kebakaran menunjukkan adanya pembahasan mengenai kesiapan sebelum bencana berlangsung, bukan hanya penanganan setelah kejadian.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung