Berita, Viral Sosmed

Polda Metro Jaya Ungkap Foto Terduga Pelaku Pascademo Di Media Sosial Merupakan Hasil Rekayasa AI

Repelita.id

01 September 2026 23:57 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Foto Terduga Pelaku Pascademo Di Media Sosial Merupakan Hasil Rekayasa AI
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Aparat kepolisian daerah ibukota memberikan tanggapan resmi terkait maraknya peredaran visual yang dinarasikan sebagai sosok terduga pelaku kejahatan pascaunjuk rasa di depan gedung parlemen.

Masyarakat diimbau agar tidak gampang mempercayai berbagai muatan informasi bergambar yang masif bertebaran di berbagai platform jejaring digital.

ADVERTISEMENT

Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara kepolisian setempat, Kombes Pol Budi Hermanto, kepada para pewarta.

Pihaknya mendapati sejumlah muatan digital yang memamerkan rajah wajah seseorang yang dituding sebagai pelaku tindak melanggar hukum.

Berdasarkan hasil uji laboratorium menggunakan perangkat pendeteksi gambar digital, visual tersebut terbukti merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan.

Foto tersebut terindikasi merupakan gambar yang dihasilkan atau dimanipulasi menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI)

Peringatan tegas kembali ditekankan agar warganet berhenti menyebarluaskan konten visual tanpa dasar validitas yang jelas.

Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Mari bijak bermedia sosial dan pastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya

Imbauan tersebut kian mendesak mengingat kemajuan teknologi digital saat ini sangat rentan disalahgunakan untuk menciptakan disinformasi berupa foto palsu yang tampak menyerupai kejadian nyata.

Saluran komunikasi darurat kepolisian serta kanal resmi media sosial instansi penegak hukum dipersilakan diakses publik guna mendapatkan kepastian data.

Sorotan publik sebelumnya bermula dari unggahan akun jejaring sosial X milik @Opposisi68 90 yang membagikan potret wajah disertai taktik narasi provokatif.

Wajah wajah pelaku tuan @DivHumas_Polri

Unggahan tersebut memuat sorotan kepada beberapa orang lelaki tanpa penjelasan rinci mengenai bentuk pelanggaran hukum yang sedang disangkakan.

Peristiwa unjuk rasa sebelumnya memang meninggalkan duka mendalam menyusul jatuhnya korban jiwa seorang warga lanjut usia bernama Bambang Setiawan di kawasan Jakarta Pusat.

Kendati proses pengusutan kasus masih bergulir, pihak keluarga dilaporkan tidak mengizinkan jasad korban untuk menjalani proses bedah mayat demi kepentingan penyidikan lanjutan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung