Repelita Jakarta - Perwakilan pemohon dan elemen masyarakat resmi mendatangi sejumlah fraksi partai politik di DPR untuk menyampaikan desakan terkait penuntasan polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Langkah ini diambil setelah gerakan dialihkan ke lembaga legislatif demi mendorong legal formal tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi terkait dokumen kelulusan tersebut.
ADVERTISEMENT
Aspirasi ini disampaikan dalam audiensi bersama pimpinan Partai Keadilan Sejahtera yang disiarkan melalui kanal YouTube Sentana TV pada Senin, 12 Oktober 2026.
Dalam pertemuan tersebut, elemen sipil mendorong DPR menggunakan hak angket untuk membentuk panitia khusus guna menyelidiki proses penyetaraan ijazah yang dinilai janggal.
Anggota komite pemantau pemilu, Brahma, menyatakan pihak pemohon juga berencana melakukan safari politik ke beberapa fraksi partai lain serta menjajaki pendapat dengan berbagai ormas keagamaan.
Presiden PKS merespons positif kedatangan tersebut dan menegaskan bahwa partainya terbuka dalam menerima aspirasi publik sebagai bagian dari proses pendewasaan hukum dan demokrasi.
Pihak partai akan meneruskan materi audiensi ini kepada Fraksi PKS di DPR untuk didialogkan dengan fraksi lain dan pimpinan parlemen begitu masa reses kedewanan berakhir.
Melalui koordinasi lintas komisi, DPR diharapkan dapat bekerja selektif dalam menindaklanjuti persoalan integritas ini demi memberikan pembelajaran politik yang taat aturan bagi seluruh pejabat negara (*)
Editor: 91224 R-ID Elok