Berita, Nasional

Pengamat: Kemarahan JK Tak Hanya ke Termul, tapi Juga ke Sikap Gibran Soal BBM

Repelita.id

20 April 2026 15:56 WIB

Pengamat: Kemarahan JK Tak Hanya ke Termul, tapi Juga ke Sikap Gibran Soal BBM
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sikap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang mengungkit kembali peranannya dalam suksesi Joko Widodo sebagai Presiden ke-7 RI dinilai bukan sekadar karena kesal terhadap para buzzer yang kerap disebut Termul atau Ternak Mulyono.

Pengamat Citra Institute, Efriza, memandang bahwa ada sesuatu hal yang bersifat prinsipal dan mendasar bagi JK sehingga ia harus mengungkapkan peranannya di ruang publik.

ADVERTISEMENT

Menurut analisis Efriza, salah satu faktor yang paling menyinggung perasaan JK bukan hanya bualan para Termul terkait tudingan pada kasus ijazah Jokowi, tetapi juga terkait sikap Wakil Presiden petahana, Gibran Rakabuming Raka.

"Sikap Jusuf Kalla (JK) menunjukkan kemarahan dirinya. Jika dicermati JK marah sebagai akumulasi dari dirinya yang dilecehkan oleh Termul maupun juga dilakukan oleh Gibran sebagai Wakil Presiden," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 20 April 2026.

Dia menuturkan bahwa salah satu sikap spesifik Gibran yang membuat JK geram adalah terkait dengan usulan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat bergulir.

"Seperti, pertama, ketika Gibran menyatakan meminta maaf kepada Jusuf Kalla karena usul untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto," tuturnya.

Dalam budaya politik Indonesia yang masih menjunjung tinggi etika dan hierarki, Efriza memandang bahwa seharusnya Gibran tidak langsung menyampaikan pernyataan tersebut kepada publik.

"Meski dengan rasa hormat atas saran dari JK, tetapi pernyataan Gibran tentu kurang bijaksana karena tidak dilakukan dengan misalnya berdiskusi bersama JK sebagai rasa hormat lainnya sebagai mantan wakil presiden dua periode," tutupnya mengakhiri analisis.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung