Berita, Nasional

Pasukan Tempur di Malam Penangkapan Listyo Sigit

Repelita.id

04 November 2026 19:25 WIB

Pasukan Tempur di Malam Penangkapan Listyo Sigit
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Dinamika politik siber di tanah air kian memanas pasca bergulirnya babak baru pengusutan perkara peretasan informasi rahasia pejabat tinggi negara.

ADVERTISEMENT

Kondisi keamanan nasional terkini yang menjadi perhatian publik dibahas secara kritis dalam siaran video digital lewat akun YouTube resmi forumkeadilanTV.

Langkah pengetatan pengamanan internal tersebut disoroti tajam akibat munculnya implikasi taktis setelah penegakan hukum dilakukan oleh korps kepolisian.

Ulasan perihal aspek pertahanan siber and kesiapan personel komando di lapangan disampaikan langsung oleh pengamat militer, Doktor Selamat Ginting.

Pemaparan yang mengupas detail seputar pergerakan pasukan khusus militer tersebut dirilis secara lugas di hadapan publik pada hari Rabu, 4 November 2026.

"Dari malam itu tentara yang menggunakan pakaian dinas harian Enggak ada Sekarang sudah menggunakan pakaian dinas lapangan Mereka siap tempkur menghadapi situasi seperti itu Saya perkirakan sekitar 100.000 personil TNI akan menjaga ibu kota negara ini," ucap Doktor Selamat Ginting menguraikan ekskalasi kesiapsiagaan di wilayah Jakarta.

Kebijakan mobilisasi aparat bersenjata lengkap dinilai sebagai langkah preventif guna menjaga kedaulatan serta memitigasi segala risiko kerawanan.

Keterlibatan berbagai unsur matra tempur strategis kini dikoordinasikan secara ketat di bawah arahan komando pusat untuk mengamankan wilayah krusial.

"Siaga satu yang diperlakukan terhadap Jakarta Apakah sampai sekarang masih berlaku dan sampai kapan berakhirnya Pak sampai dengan Gibren Lengser itu tegas sajalah presiden Memang ini biang kerok kok selesai Wasalam," tutur Doktor Selamat Ginting saat menganalisis proyeksi durasi pengetatan keamanan ibu kota.

Pihak pertahanan memastikan penempatan kekuatan satuan taktis akan terus bersiaga penuh hingga stabilitas nasional benar-benar kondusif kembali.

Langkah integrasi keamanan antara institusi militer bersama jajaran penegak hukum terus ditingkatkan demi mengawal kepemimpinan kepala negara yang sah.

Segala bentuk potensi gangguan siber maupun fisik terus dipantau intensif oleh badan siber dan intelijen pertahanan nasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung