Berita, Nasional

Pasangan yang Aneh: Gibran Makin Pintar dan Berbahaya

Repelita.id

29 June 2026 23:39 WIB

Pasangan yang Aneh: Gibran Makin Pintar dan Berbahaya
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Edy Mulyadi melalui akun Edy Channel menyoroti dinamika hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilainya sebagai pasangan yang tidak harmonis dalam menjalankan roda pemerintahan.

Ia menilai Presiden Prabowo saat ini sedang menghadapi tekanan hebat akibat berbagai krisis, mulai dari persoalan program pemerintah, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat.

ADVERTISEMENT

Di saat bersamaan, posisi Gibran tampak terpisah dari berbagai permasalahan tersebut dan justru terlihat aktif dengan berbagai kegiatan politik di lapangan.

Dalam unggahannya di media sosial pada 29 Juni 2026, Edy menuliskan pandangannya sebagai berikut:

"Presiden Prabowo dan Wapres bisa disebut pasangan (paling) aneh (di dunia). Mereka harusnya saling bekerja sama mengabdi pada negeri dan rakyat Indonesia. Tapi faktanya, keduanya seperti aktor di panggung yang sama tapi skenario berbeda.".

Edy menilai bahwa Gibran kini telah bertransformasi menjadi sosok yang semakin mahir membaca peluang politik sekaligus menjadi ancaman nyata bagi stabilitas kepemimpinan saat ini.

Menurut analisisnya, langkah politik yang dilakukan oleh Gibran serta safari politik mantan Presiden Joko Widodo yang memperkenalkan PSI merupakan bagian dari strategi terselubung.

Ia menduga adanya kolaborasi antara kelompok tertentu dengan elemen oligarki yang merasa dirugikan akibat kebijakan ekonomi pemerintah dalam upaya untuk mendongkel posisi Presiden Prabowo.

"Tak pelak lagi, ini adalah manuver politik. Ditambah safari Jokowi ke pelosok Nusantara menawarkan PSI. Keroyokan terhadap Prabowo juga datang dari oligarki yang keran puluhan ribu triliun duitnya ditutup Presiden. Mereka berkongsi menjatuhkan Prabowo. Secepatnya!". (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung