Berita, Viral Sosmed

Pandji Pragiwaksono Soroti Ucapan Presiden Prabowo yang Blak-blakan Bongkar Keterlibatan Partai Politik Dalam Tender Proyek Pemerintah

Repelita.id

02 June 2026 16:00 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti Ucapan Presiden Prabowo yang Blak-blakan Bongkar Keterlibatan Partai Politik Dalam Tender Proyek Pemerintah
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam datang dari seorang pesohor panggung komedi tunggal mengenai poin krusial dalam pidato kenegaraan yang luput dari pembahasan publik.

Pernyataan yang dinilai mengejutkan tersebut disampaikan oleh sang kepala negara dalam forum resmi legislatif di kawasan Senayan pada Rabu (20/5/2026).

ADVERTISEMENT

Melalui ulasan digital di akun Instagram miliknya pada Sabtu (30/5/2026), sang komika mengulangi kembali ucapan pemimpin negara mengenai laporan para pembantunya di kabinet.

"Dia bilang gini, menteri-menteri saya suka nanya, 'Pak ini ada yang menang tender, tapi PDIP. Gimana ya. Bener ngak menteri-menteri, bener ngak. Tapi saya bilang apa, ngak papa. Ngak papa. Kalau tender-tender yang menangin PDIP, ngak papa. Walaupun dia oposisi, ngak papa.'," kata Pandji meniru pidato Prabowo, dikutip dari Instagrmanya, Sabtu (30/5/2026).

Alasan di balik kelonggaran tersebut didasari oleh utang budi masa lalu saat sang jenderal berada di luar lingkaran kekuasaan.

"Karena waktu saya tidak masuk pemerintahan, waktu saya susah. Ibu Mega bantu saya," sambung Pandji, meniru Prabowo.

Bagi sang pesohor, pengakuan spontan tersebut menjadi indikator kuat mengenai adanya intervensi kekuatan politik dalam proyek-proyek pengadaan logistik negara.

"Dia baru saja billing di rapat paripurna DPR, bahwa partai emang bermain dalam tender-tender pemerintahan," ujar Pandji.

Padahal, mekanisme pengadaan barang dan jasa idealnya sterili dari unsur kedekatan guna mencegah praktik penyalahgunaan wewenang.

"Dia mengaku secara terbuka, bahwa dalam tender-tender pemerintahan, yang harusnya dipilih karena profesional dan bersih, ngak main orang dalem, dan ngak dia lagi," ucap Pandji.

Lebih jauh, keterlibatan institusi politik dalam pusaran proyek ini disinyalir melibatkan banyak bendera partai, termasuk organisasi bentukan sang presiden sendiri.

"Beliau mengaku, tender pemerintahan ini terafiliasi sama partai. Beliau mengaku bahwa Gerindra ngelakui itu, beliau mengaku PDIP ngelakuin itu, beliau mengaku bahwa partai dalam koalisinya melakukan itu," imbuh Pandji.

Oleh karena itu, klarifikasi resmi dinilai sangat mendesak guna menjelaskan transparansi pendanaan organisasi politik serta solusi konkret ke depan.

"Itu membuka pertanyaan yang harus dijawab oleh Pak Prabowo karena dia yang mengungkap, untuk apa partai ikutan tender? Untuk biayain apa partai ikut tender? Paling penting, apa solusi Pak Prabowo untuk menghindari kondisi partai ngak main tender," pungkas Pandji.

Dalam pidato paripurna tersebut, sang kepala negara memang sempat menguraikan konstelasi politik serta menghargai pilihan fraksi oposisi.

"Memang tidak semua partai di sini bagian dari pemerintah dan saya hormati dan saya hargai itu. Demokrasi kita perlu check and balances. Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah," kata Prabowo.

Dirinya mengapresiasi keberadaan parpol di luar pemerintahan, walau secara pribadi menginginkan konsep gotong royong yang menyeluruh.

"Sebenarnya saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita. Memang maunya saya itu gotong royong. Kalau semua partai di pemerintah, alangkah manisnya. Alangkah manisnya untuk saya, tapi mungkin tidak baik," ucap Prabowo.

Selanjutnya, dijabarkan pula kebiasaan jajaran menteri yang kerap meminta petunjuk resmi saat menemukan keterlibatan parpol tertentu dalam proyek negara.

"Kalau di pemerintah kan banyak fasilitas tapi tanya saya selalu mengatakan menteri-menteri minta petunjuk pak ini bagaimana ada proyek ada tender tapi di belakangnya PDIP," ucap Prabowo.

Sikap legawa diputuskan oleh sang presiden demi menghormati sokongan yang pernah diberikan oleh putri proklamator di masa lampau.

"Tenang aja karena waktu saya nggakberkuasa, Ibu Mega juga bantu saya di bidang ekonomi," katanya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung