Berita, Palestina

Pamer Foto Bareng Tahanan Palestina, Tentara Wanita Israel Banjir Kecaman Global

Repelita.id

01 August 2026 00:57 WIB

Pamer Foto Bareng Tahanan Palestina, Tentara Wanita Israel Banjir Kecaman Global
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Unggahan foto dalam akun media sosial pribadi milik seorang serdadu militer Israel memicu badai kecaman keras dari warganet global.

Potret kontroversial tersebut menampilkan dua personel militer sedang tersenyum lebar di dekat seorang warga Palestina yang ditahan dengan kondisi mata tertutup serta tangan diborgol.

ADVERTISEMENT

Publik dunia maya mengecam tindakan tersebut sebagai aksi pamer penahanan sewenang-wenang yang sangat tidak patut.

Potret itu mulanya diunggah oleh personel bernama Nicole Stelmachovsky sebagai bagian dari rangkaian album dokumentasi kelulusan masa tugas militernya.

Gelombang kemarahan langsung membanjiri ruang komentar usai gambar tersebut beredar luas di berbagai platform digital.

Beragam tanggapan warganet menyebut aksi itu sebagai cerminan perilaku buruk serdadu yang menjadikan tawanan perang sebagai bahan konten media sosial.

Komentar bernada kecaman pedas bahkan melabeli tindakan tersebut sebagai wujud kejahatan perang yang dipertontonkan secara terang-terangan tanpa rasa malu.

Sebagian pengguna internet menyamakan insiden itu dengan aksi terorisme karena memperlakukan seorang warga tertawan hanya demi kesenangan pribadi.

Akun pribadi milik oknum serdodu tersebut langsung diserbu oleh ribuan komentar kecaman dari berbagai penjuru dunia.

Platform jejaring sosial lain seperti X turut diramaikan oleh perdebatan sengit mengenai kewajaran tindakan militer tersebut.

Sejumlah pihak mendesak agar ada investigasi mendalam serta pertanggungjawaban hukum terkait dugaan pelanggaran konvensi internasional terhadap tahanan.

Menghadapi tekanan publik yang begitu masif, foto kontroversial itu akhirnya lenyap dari album digital miliknya.

Kendati demikian, sejumlah dokumentasi penugasan militer lainnya tetap dibiarkan terpampang di halaman akun tersebut.

Identitas lengkap tawanan, kewarganegaraan, serta titik pasti pengambilan gambar belum berhasil diidentifikasi secara jelas.

Penelusuran lanjutan menunjukkan rekam jejak tugas pemilik akun pernah diterjunkan ke wilayah Tepi Barat hingga kawasan sekitar Gaza.

Kemunculan peristiwa ini menambah panjang daftar sorotan tajam dari lembaga kemanusiaan internasional terkait perlakuan terhadap warga Palestina.

Organisasi global terus mendesak investigasi independen demi mengusut tuntas berbagai dugaan pelanggaran hukum humaniter di tengah situasi konflik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung