Berita, Internasional

Netanyahu Klaim Temui MBZ, UEA Bantah Ada Pertemuan Rahasia

Repelita.id

15 May 2026 12:47 WIB

Netanyahu Klaim Temui MBZ, UEA Bantah Ada Pertemuan Rahasia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Suhu politik Timur Tengah kembali meningkat setelah beredar informasi tentang adanya pertemuan tertutup antara Kepala Pemerintahan Israel, Benjamin Netanyahu, dengan Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Publik global menyoroti kabar ini lantaran kedua tokoh tersebut merupakan poros penting dalam peta diplomasi kawasan yang sarat dengan kerentanan.

ADVERTISEMENT

Pertemuan rahasia yang disebut-sebut telah berlangsung itu konon membahas berbagai pokok bahasan strategis yang terkait dengan ketahanan kawasan Timur Tengah.

Sejak kedua negara menjalin normalisasi hubungan beberapa tahun silam, frekuensi kerja sama lintas sektor antara Israel dan UEA memang terus meningkat.

Meski demikian, komunikasi di level pemimpin tertinggi tetap kerap melahirkan dugaan liar, khususnya di saat ketegangan regional belum sepenuhnya mereda.

Sederet sumber menyebutkan bahwa isu yang diangkat dapat meliputi keamanan regional, kolaborasi ekonomi, hingga dinamika sengketa yang melibatkan negara-negara tetangga.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi yang menjelaskan secara terperinci waktu, tempat, maupun isi penuh dari pertemuan tersebut.

Situasi ini kemudian memancing beragam analisis dari para pengamat geopolitik soal kemungkinan perubahan arah hubungan diplomatik kedua negara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku telah diam-diam bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ).

Pembocoran pertemuan Netanyahu dengan MBZ itu dilakukan sendiri oleh Israel melalui akun X resmi Perdana Menteri Israel pada Kamis (14/5/2026).

Pertemuan itu berlangsung di tengah operasi Roaring Lion.

"Pernyataan Kantor Perdana Menteri: Di tengah Operasi Roaring Lion, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu secara diam-diam mengunjungi Uni Emirat Arab, di mana ia bertemu dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed," tulis PM Netanyahu.

Namun demikian informasi pertemuan tersebut dibantah oleh pihak UEA.

Dalam keterangan resminya, Kementerian Luar Negeri UEA membantah laporan mengenai kunjungan Perdana Menteri Israel atau penerimaan delegasi militer Israel.

Uni Emirat Arab membantah informasi yang beredar mengenai kunjungan Perdana Menteri Israel ke negara tersebut, maupun adanya penerimaan delegasi militer Israel di wilayahnya.

Pemerintah UEA menegaskan bahwa hubungan dengan Israel merupakan hubungan yang diumumkan secara terbuka, yang terjalin dalam kerangka yang diketahui dan dipublikasikan secara resmi.

Hubungan tersebut tidak didasarkan pada kunjungan rahasia ataupun pengaturan tersembunyi.

Oleh karena itu, setiap klaim mengenai kunjungan atau pengaturan yang tidak diumumkan tidak memiliki dasar kebenaran, selama tidak berasal dari pernyataan resmi dari otoritas yang berwenang di UEA.

UEA juga mengimbau media untuk menjunjung tinggi akurasi dan tidak menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi atau menggunakannya untuk membentuk persepsi politik.*

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung