Berita, Nasional

Natalius Pigai Tegur Keras Budi Arie Agar Tidak Ganggu Pemerintahan Prabowo Menuju 2029, Bagi Kami Hilang Kekuasaan Itu Biasa

Repelita.id

26 August 2026 21:46 WIB

Natalius Pigai Tegur Keras Budi Arie Agar Tidak Ganggu Pemerintahan Prabowo Menuju 2029,  Bagi Kami Hilang Kekuasaan Itu Biasa
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Peta perpolitikan tanah air kembali bergolak menyusul kemunculan cuitan pedas yang dilayangkan oleh Menteri Hak Asasi Manusia yakni Natalius Pigai melalui akun X miliknya.

Tokoh publik tersebut secara terbuka melayangkan teguran keras kepada Ketua Umum Projo yaitu Budi Arie Setiadi agar tidak menciptakan keributan maupun mengganggu stabilitas jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

Peringatan tegas itu diutarakan sebagai respons atas kemunculan wacana spekulatif mengenai percepatan agenda politik yang sempat disuarakan sebelumnya.

Melalui akun resminya @NataliusPigai2, ia turut mengenang kembali momen emosional ketika dirinya memilih menemani Budi Arie di tengah situasi sulit dan dijauhi oleh banyak pejabat tinggi.

Ingat mas Budi Arie. Ingat saya. Saat kita duduk waktu perkawinan anak seorang menteri. Semua menteri menjauh darimu. Saya Natalius memutuskan duduk di sampingmu. Saya rasakan perasaanmu nelangsa. Saya pembela kemanusiaan. Berani duduk di sampingmu.

Konsistensi dalam memperjuangkan nilai demokrasi serta komitmen menjaga stabilitas negara ditekankan sebagai prioritas utama demi kemaslahatan masyarakat luas.

Dirinya menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi segala bentuk persaingan politik secara terbuka namun meminta agar seluruh energi diarahkan secara adil pada perhelatan akbar tahun 2029 mendatang.

Kalau mau bertarung nanti kita bertarung fair. Anda sering menang pemilu, kami sering kalah pemilu. Tapi tidak masalah. Kami juga petarung. Siapkan saja 2029 kita akan bertarung fair. Siapapun menang bagi kami hilang kekuasaan itu biasa.

Seluruh elemen elite maupun kelompok relawan diimbau agar menghentikan segala bentuk distraksi politik praktis demi memusatkan perhatian total pada agenda pembangunan nasional demi kejayaan bangsa.

Tetapi kami adalah pejuang demokrasi dan jangan ganggu pemerintah sebelum 2029. Biar kita sama-sama memikirkan bangun rakyat Indonesia secara totalitas demi merah putih.

Unggahan terbuka tersebut langsung memantik berbagai tanggapan kritis dari para pengguna media sosial yang menyoroti urgensi kinerja para menteri kabinet.

Akun @Papskuy1207 melontarkan kritik tajam agar pejabat negara lebih berkonsentrasi menyelesaikan tugas kementerian alih-alih ikut campur dalam urusan politik jangka panjang.

Pigai. Kau itu menteri. Fokus urusin kerjaanmu sebagai menteri, jangan malah ngurusin politik bahkan politik 2029. Masih jauh itu. Kelihatan memang kau bukan orang professional, lebih ke penjilat politik.

Kritik bernada serupa juga disuarakan oleh akun @Vil_Mckagan yang meragukan klaim kepejuangannya di tengah situasi penegakan hukum dan kebebasan sipil saat ini.

Pejuang demokrasi??? Ngakak gw! Lg halu bos? Demokrasi dari hongkong??? Noh mahasiswa diframing negatif, aktivis dihalang-halangin, dikriminalisasi, dilaporin, dituduh londo ireng dll… bisa-bisanya nyebut pejuang demokrasi dgn kondisi saat ini!!! Pret ah.

Sementara itu, akun @JustMe11584 turut mendesak agar setiap pejabat publik mampu menjaga netralitas serta fokus bekerja demi kepentingan masyarakat luas ketimbang membela kelompok tertentu.

Uruslah yg menjadi urusanmu sbg mentri, ngapa kau urus politik disaat2 spt ini. Kau ini kentara skali membela tuanmu bkn rakyatmu. Fair mana yg kau mksd hah.

Ketegangan antar-figur lingkaran kekuasaan ini bermula dari pernyataan kontroversial Budi Arie yang mengeklaim adanya insting politik terkait potensi pergeseran siklus kekuasaan sebelum batas waktu normal.

Rangkaian polemik terbuka yang melibatkan para petinggi kabinet ini diprediksi akan terus memicu diskursus panjang di tengah masyarakat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung