Repelita [Jakarta] - Keputusan mengejutkan datang dari pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional yang memilih melepaskan jabatannya di tengah berjalannya program prioritas pemerintah.
Pengunduran diri pejabat tinggi tersebut langsung memantik reaksi keras dari para tokoh publik termasuk sastrawan kenamaan tanah air.
ADVERTISEMENT
Melalui akun media sosial pribadinya pada Rabu, 22 Juli 2026, figur publik tersebut secara terbuka meminta pemerintah untuk menyudahi pelaksanaan kebijakan pembagian makanan tersebut.
Ia menilai tata kelola program selama kurun waktu satu tahun belakangan telah menunjukkan kerentanan akut terhadap praktik penyimpangan anggaran dari tingkat pusat hingga daerah.
Sudahlah, dicancel saja MBG ini.
Beres toh.
Sudah terlalu serius dan dalam korupnya setahun terakhir.
Gila sekali daya rusaknya.
Korup ujung ke ujung, tegas sang penulis dalam lembar pernyataannya.
Dana besar yang selama ini terserap disarankan agar dialihkan secara langsung untuk memperkuat sektor pendidikan serta bantuan kesejahteraan bagi keluarga prasejahtera.
Berbagai tanggapan dari warganet turut memadati ruang diskusi daring menanggapi usulan penghentian program mercusuar tersebut.(*).
Editor: 91224 R-ID Elok