Berita, Timur Tengah

Mojtaba Khamenei: Rakyat Iran yang Heroik Pemenang Mutlak Perang Lawan AS-Israel, Persatuan Tercapai dalam 40 Hari Terakhir

Repelita.id

11 April 2026 17:48 WIB

Mojtaba Khamenei: Rakyat Iran yang Heroik Pemenang Mutlak Perang Lawan AS-Israel, Persatuan Tercapai dalam 40 Hari Terakhir
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Pemimpin baru Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa rakyat Iran yang heroik telah menjadi pemenang mutlak dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan yang dirilis pada peringatan 40 hari wafatnya Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

“Saudara-saudari di tanah air! Hari ini, dan hingga saat ini dalam kisah pertahanan suci ketiga yang dipaksakan, dapat dengan berani dinyatakan bahwa kalian, rakyat Iran yang heroik, telah menjadi pemenang mutlak di arena ini,” katanya.

Ia mengatakan bahwa munculnya Republik Islam sebagai kekuatan besar dan penurunan imperialisme yang nyata telah menjadi jelas bagi semua orang.

“Ini tidak diragukan lagi adalah berkah ilahi yang telah diberikan kepada kita melalui darah pemimpin kita yang gugur dan para martir lainnya,” tuturnya.

Pada tanggal 28 Februari, hari pertama agresi AS-Israel terhadap Iran, sekolah dasar putri Shajareh Tayyebeh di Minab dihantam rentetan rudal AS dan hancur total.

Peristiwa tragis tersebut menyebabkan sekitar 170 siswi gugur sebagai martir dalam serangan yang menimbulkan kecaman luas.

Mojtaba menekankan bahwa ungkapan rasa syukur atas berkah ilahi adalah melalui upaya tanpa henti untuk mencapai Iran yang kuat.

"Yang diperlukan saat ini untuk mencapai slogan dan tujuan strategis pemimpin yang gugur adalah kehadiran terus-menerus rakyat kita tercinta."

"Oleh karena itu, meskipun kita telah memasuki fase keheningan militer, adalah tugas setiap warga negara untuk hadir di jalanan dan meningkatkan partisipasi mereka," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa seruan rakyat di jalanan berdampak besar pada jalannya negosiasi setelah gencatan senjata dua minggu diumumkan.

Rakyat Iran yang sebelumnya terpecah kini kembali bersatu di bawah bendera tanah air menghadapi agresi asing.

“Sebagian besar persatuan ini telah tercapai dalam empat puluh hari terakhir, hati rakyat semakin dekat, perpecahan mulai mencair,” ujarnya.

Pemimpin tersebut mendesak negara-negara tetangga di selatan untuk menyaksikan keajaiban yang sedang terjadi.

"Kepada negara-negara tetangga di selatan, kalian sedang menyaksikan sebuah keajaiban. Perhatikanlah dengan saksama dan waspadalah terhadap janji-janji palsu orang-orang jahat," tegasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung