Berita, Nasional

Menteri PU Dody Hanggodo Bantah Pakai Jet Pribadi, Tegaskan Pesawat Milik Kementerian Perhubungan

Repelita.id

23 July 2026 14:18 WIB

Menteri PU  Dody Hanggodo Bantah Pakai Jet Pribadi, Tegaskan Pesawat Milik Kementerian Perhubungan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memberikan tanggapan resmi mengenai kritik publik perihal pemanfaatan pesawat jet pribadi dalam agenda tugas kedinasan yang dilakukannya belum lama ini.

Pejabat tinggi tersebut menegaskan bahwa armada udara mewah yang dipakai dalam kunjungan kerja itu merupakan aset resmi milik instansi Kementerian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

Walaupun proses perjalanan dinas tersebut tetap memanfaatkan alokasi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, mekanisme pembiayaan operasional armada tersebut dialihkan langsung antarinstansi pemerintah terkait.

Kebijakan finansial itu dianalogikan seperti pergerakan dana internal negara saja karena fasilitas penerbangan yang digunakan memang sudah tersedia di bawah pengelolaan instansi perhubungan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh sang menteri di kantor pusat kementeriannya yang terletak di kawasan ibu kota negara pada hari Rabu lalu.

“Itu, kan, private jet-nya siapa namanya? Kementerian Perhubungan, kalibrasi Kementerian Perhubungan jadi kantong kanan kantong kiri gitu loh private jet-nya Kementerian Perhubungan," ucap Dody memberikan penjelasan kepada awak media.

"Iya APBN PU pindah ke APBN Kementerian Perhubungan,” imbuhnya menegaskan pengalihan anggaran belanja negara tersebut.

Selain masalah pembiayaan, ia juga membeberkan alasan teknis mendasar mengapa jenis sarana transportasi udara tersebut harus dikerahkan untuk menunjang mobilitas tugas lapangannya.

Faktor utama pemilihan armada khusus itu berkaitan erat dengan spesifikasi teknis infrastruktur bandar udara tujuan yang tidak memungkinkan untuk disinggahi pesawat komersial biasa.

“Saya lupa, ya, biasanya itu memang bandaranya, kan, bukan bandara yang bisa didarati komersial,” ungkapnya menjelaskan kondisi lapangan.

Ia turut memberikan jaminan penuh bahwa sarana terbang eksklusif tersebut sama sekali bukan merupakan hasil penyewaan dari pihak perusahaan swasta manapun.

Kendaraan udara yang membawanya bertugas dipastikan murni merupakan fasilitas milik negara yang berada di bawah kendali kementerian sektor perhubungan.

“Bukan private jet saya, harus ngambil dari swasta. Enggak (bukan private jet pribadi), saya ngambil khusus dari kementerian lain," tegasnya meluruskan spekulasi publik.

"Sehingga kemudian kantong kiri masuk kantong kanan. Bukan kemudian uang itu di kantong, di kantong siapa,” pungkasnya menutup keterangan (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung