Berita, Nasional

Menteri PU Bongkar Temuan Mengejutkan, 6.000 Pegawai Terindikasi Judi Online dan 4.000 ASN Bermasalah dengan Absensi Elektronik

Repelita.id

16 July 2026 19:17 WIB

Menteri PU Bongkar Temuan Mengejutkan, 6.000 Pegawai Terindikasi Judi Online dan 4.000 ASN Bermasalah dengan Absensi Elektronik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, membeberkan fakta memprihatinkan terkait maraknya pelanggaran disiplin di lingkungan kementerian yang ia pimpin.

Berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK, terdapat 6.000 pegawai yang diduga kuat terlibat dalam aktivitas judi online.

ADVERTISEMENT

Dody menegaskan bahwa keterlibatan ASN dalam praktik tersebut merupakan pelanggaran hukum berat yang tidak dapat ditoleransi oleh pihak kementerian.

“Ini bukan data saya, data PPATK. Judol itu pidana,” ujar Dody dalam sebuah diskusi podcast yang diunggah pada Rabu (15/7/2026).

Tidak hanya persoalan judi, Dody juga menemukan ketidaktertiban sistemik terkait absensi elektronik yang melibatkan sekitar 4.000 aparatur sipil negara.

Angka tersebut merepresentasikan satu dari sepuluh pegawai yang diduga melakukan kecurangan dalam pelaporan kehadiran kerja harian.

“Bayangkan, 3.000–4.000 orang itu main-main absen. Satu dari sepuluh pegawai saya bohong soal absen,” tuturnya.

Menurut Dody, perilaku menyimpang ini telah mengakar kuat selama bertahun-tahun akibat kultur saling melindungi di antara sesama rekan kerja.

Lemahnya pengawasan internal serta ikatan pertemanan antarangkatan ditengarai menjadi faktor utama mengapa pelanggaran ini sulit ditindak tegas selama ini.

Saat ini, pihak kementerian mulai mengambil langkah represif melalui pengetatan sistem pengawasan serta melakukan perombakan posisi atau rotasi pejabat senior.

Meski data telah dikantongi, kementerian tetap akan menempuh proses verifikasi mendalam untuk memastikan pola keterlibatan setiap individu sebelum menjatuhkan sanksi disiplin resmi. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung