Repelita Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengkritik penerapan prinsip pasar bebas pascareformasi yang dianggap merubah haluan pembangunan ekonomi nasional.
Pengaruh mekanisme pasar dinilainya telah mendorong kalangan petani dan pelaku usaha untuk lebih memprioritaskan komoditas bernilai jual tinggi daripada tanaman pangan pokok.
ADVERTISEMENT
Pergeseran tersebut tegap terlihat ketika para petani memilih beralih menggarap perkebunan kelapa sawit saat sektor pertani padi dirasa kurang menjanjikan dari segi finansial.
"Kalau menanam padi tidak untung, ya tanam sawit," ujar Zulkifli Hasan saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Selasa (4/8/2026).
Mantan Menteri Perdagangan itu mengungkapkan bahwa haluan ekonomi yang berorientasi pada pasar bebas membuat pemerintah era sebelumnya terkesan menganakemaskan sektor-sektor berefisiensi tinggi.
Sebaliknya sektor pertanian pangan justru terabaikan hingga memicu ketimpangan antara hasil panen lokal dengan kebutuhan konsumsi dalam negeri.
Dampak dari pengabaian tersebut bermuara pada tingginya ketergantungan bangsa terhadap pasokan impor komoditas pangan dari luar negeri.
Ia menegaskan bahwa persoalan kedaulatan pangan tidak boleh dipasrahkan begitu saja pada dinamika pasar tanpa adanya campur tangan negara.
Pemerintah menurutnya wajib hadir memberikan kepastian insentif dan perlindungan agar para petani tetap bergairah menanam komoditas pangan pokok.
Zulkifli juga membeberkan komitmen kuat Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan capaian swasembada pangan sebagai salah satu agenda prioritas nasional.
Langkah ini diambil demi mengikis ketergantungan impor sekaligus memastikan ketersediaan pangan rakyat murni bersumber dari bumi pertiwi.
Isu swasembada ini dipandangnya bukan semata-mata kalkulasi bisnis melainkan pilar penting penopang harga diri dan kedaulatan negara.
Guna mencapai target tersebut pemerintah terus memacu peningkatan hasil panen, memperkokoh kelembagaan tani, serta memberdayakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di level basis.
Harapannya rangkaian strategi ini sanggup membentuk ekosistem pertanian yang menyejahterakan para petani sekaligus memperkuat pertahanan ekonomi Indonesia di kancah global.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok