Repelita Jakarta - Gerakan pergerakan masa dari elemen masyarakat sipil kembali mendatangi area kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo Jawa Tengah pada hari Rabu tanggal 28 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
Kedatangan kelompok masyarakat tersebut ditujukan guna menyampaikan tuntutan agar Jokowi mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya.
Berdasarkan laporan publikasi visual pada kanal YouTube Aksi Massa Datangi Rumah Jokowi, Tuntut Gibran Mundur dari Wapres, masa aksi juga mendatangi beberapa lokasi instansi pendidikan dan politik setempat.
Sebelum menuju kompleks rumah pribadi, sekelompok orang tersebut menyambangi gedung SMP Negeri 1 Solo untuk melayangkan lembar surat pertanyaan resmi.
Massa meminta kejelasan informasi yuridis mengenai status kelulusan berkas administrasi apakah benar Gibran Rakabuming Raka merupakan alumnus sekolah tersebut.
Pergerakan koalisi masa kemudian berlanjut mendatangi kantor dewan pimpinan cabang partai politik, yakni perwakilan pengurus internal PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.
Masyarakat menuntut agar kedua pengurus fraksi di parlemen itu segera mengambil sikap tegas untuk memulai proses pemakzulan Gibran dari kursi wakil presiden.
Saat berada di luar perimeter rumah, perwakilan menyerahkan dua lembar surat berisi maklumat desakan mundur yang diterima langsung oleh anggota Paspampres.
Lembaran berkas tersebut diserahkan petugas keamanan kepada pihak ajudan karena aksi ini menjadi kali kedua setelah sebelumnya mereka menuntut penunjukan dokumen ijazah.
Terdapat kutipan pernyataan tuntutan lisan dari penuturan salah satu orator masa di lapangan yang berbunyi diperparah lagi saat ini sudah banyak rakyat yang meminta Saudara Gibran Raka Bumingeraka untuk mengundurkan diri oleh karena itu kami meminta kepada Bapak untuk bersedia memaksa Saudara Gibran Raka Bumingraka turun dari kursi Wakil Presiden Republik Indonesia agar tidak terjadi pemakzulan yang tentunya akan sangat memalukan dan merendahkan harga diri.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok