Berita, Nasional

Mabes Polri Respons Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat Terkait Dugaan Penyadapan

Repelita.id

03 November 2026 18:20 WIB

Mabes Polri Respons Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat Terkait Dugaan Penyadapan
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan respons resmi terkait beredarnya isu penangkapan sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan internal kepolisian.

ADVERTISEMENT

Kabar yang beredar luas di tengah publik tersebut mengaitkan tindakan pengamanan jenderal bintang empat dengan dugaan aksi penyadapan.

Hingga saat ini, pihak Mabes Polri belum mengonfirmasi maupun membenarkan secara resmi kebenaran dari kabar penindakan tersebut.

Berdasarkan narasi yang beredar, sejumlah perwira polisi dilaporkan sempat dibawa menuju Markas Komando Brigade Mobil di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kendati demikian, belum ada rilis resmi dari instansi Polri yang memastikan tindakan penahanan maupun kaitan para perwira tersebut dengan isu penyadapan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan internal terkait informasi yang beredar.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh jenderal bintang dua tersebut saat ditemui awak media di Gedung Mabes Polri.

"Nanti kami cek proses evaluasinya, ya, seperti itu," kata Isir di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Irjen Pol Johnny Eddizon Isir belum membeberkan secara terperinci perihal identitas lengkap para perwira yang dikabarkan diamankan.

Pihaknya juga belum memapar data mengenai jumlah pasti personel Polri yang diseret dalam isu pelanggaran disiplin maupun tindak pidana tersebut.

Sikap serupa turut ditunjukkan Isir saat dikonfirmasi perihal desas-desus keterlibatan perwira tinggi dalam dugaan mobilisasi massa pada insiden kericuhan di Yogyakarta.

Mabes Polri hingga kini belum merilis hasil pengecekan lapangan maupun kepastian proses hukum terhadap para personel yang namanya mencuat ke publik.

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, perwira berpangkat jenderal bintang empat yang diduga ikut diamankan berinisial L.

Sementara itu, dua perwira tinggi lainnya yang berpangkat jenderal bintang dua diketahui masing-masing memiliki inisial A dan E.

Satu personel lainnya yang berpangkat perwira menengah melati tiga atau Komisaris Besar Polisi dilaporkan memiliki inisial F.

Dinamika internal di tubuh Mabes Polri ini menjadi perhatian luas khalayak seiring berhembusnya isu penataan faksi dan penegakan disiplin di lingkungan institusi kepolisian.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap informasi dan perkembangan terkait pemeriksaan internal akan disampaikan secara transparan setelah seluruh proses evaluasi selesai dilaksanakan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung