Berita, Nasional

Letkol Teddy jadi sorotan pada penutupan Dikreg LXVII Seskoad, begini kata Kasad

Repelita.id

04 June 2026 13:49 WIB

Letkol Teddy jadi sorotan pada penutupan Dikreg LXVII Seskoad, begini kata Kasad
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Para perwira yang menyelesaikan studi di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat dituntut untuk menguasai perspektif makro, cara pandang maju, serta keluhuran budi pekerti. Tiga poin krusial tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam mengawal dinamika penugasan militer yang kian hari kian pelik dan penuh tantangan.

Pernyataan bernada instruksi tersebut digaungkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat memimpin upacara penutupan Pendidikan Reguler LXVII Seskoad Tahun Anggaran 2026. Kegiatan sakral bagi para perwira menengah tersebut dilangsungkan di Gedung Prof. Dr. Satrio, Seskoad, Bandung, pada Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

Pucuk pimpinan tertinggi matra darat tersebut menjabarkan esensi penting dari keberadaan lembaga pendidikan tersebut bagi masa depan organisasi. "Peran strategis Seskoad tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dan taktis militer, tetapi juga mengembangkan wawasan strategis yang berlandaskan keilmuan, kepemimpinan visioner, integritas moral, dan karakter unggul sebagai generasi penerus perjuangan TNI AD," kata Maruli.

Jenderal bintang empat itu turut melayangkan pujian tinggi bagi segenap perwira siswa yang berhasil merampungkan program studi militer tersebut dengan hasil memuaskan. Dirinya menggarisbawahi bahwa iklim penugasan ke depan sangat bergantung pada kehadiran sosok komandan yang cakap dalam taktik dan tanggap pada modernisasi teknologi.

Guna menunjang kedaulatan pertahanan nasional, para alumni diwajibkan memegang teguh kejujuran profesi, memupuk kompetensi, serta merawat semangat belajar yang tiada henti. Jenderal Maruli menaruh harapan besar agar seluruh materi dan doktrin kepemimpinan yang diserap selama masa perkuliahan dapat diaplikasikan demi kejayaan korps.

Dalam rangkaian seremoni penutupan tersebut, salah satu lulusan terbaik, Letkol Inf Teddy Indra Wijaya, mendapatkan panggung kehormatan tersendiri. Perwira menengah yang menyabet predikat penulis Karya Tulis Strategis terbaik itu mempresentasikan naskah ilmiahnya di hadapan forum komandan dan kolega sejawat.

Sebagai informasi tambahan, angkatan kali ini meluluskan total 279 personel yang mencakup perwakilan matra darat, laut, udara, aparat kepolisian, hingga delegasi militer internasional. Kendati demikian, hanya terdapat 276 perwira siswa yang berbaris di lokasi upacara lantaran tiga rekan mereka sedang mengemban tugas negara di mancanegara.

Selama mendekam di kawah candradimuka Seskoad, kurikulum para peserta memang dirancang khusus untuk mematangkan konsep manajerial dan taktik tempur makro. Seluruh rangkaian simulasi perang dan bedah lingkungan global tersebut sengaja diberikan demi menggembleng kader pemimpin masa depan yang berwibawa. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung