Berita, Nasional

Koperasi Merah Putih Disorot, 16.734 Titik Disebut Berada di Kawasan Hutan

Repelita.id

08 September 2026 20:56 WIB

Koperasi Merah Putih Disorot, 16.734 Titik Disebut Berada di Kawasan Hutan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Wacana mengenai program nasional pembangunan koperasi desa dan kelurahan mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet melalui jejaring sosial.

Pengamat politik ternama mendapati bantahan telak ketika mengulas keberadaan fisik serta efektivitas program kerakyatan tersebut bersama seorang pejabat negara.

ADVERTISEMENT

Dalam sebuah rekaman diskusi yang beredar, pejabat negara tersebut membeberkan dokumen resmi lembaga pengawas mengenai sebaran lokasi pembangunan.

Bang Rocky harus paham, data terbaru, ini resmi dari negara, data Stranas Pemberantasan Korupsi, ujar pejabat tersebut pada Selasa, 8 September 2026.

Berdasarkan laporan lembaga resmi tersebut, ditemukan ribuan titik pembangunan unit usaha kerakyatan yang justru berdiri di atas kawasan konservasi hutan.

Koperasi Merah Putih kita itu, Bang, dari titiknya ada 16.734 titik di dalam hutan, ratusan di dalam lautan, tukasnya membeberkan temuan tersebut.

Ia menyarankan agar para pengamat menjadikan data resmi negara sebagai rujukan utama ketimbang hanya melontarkan opini tanpa verifikasi lapangan.

Saya lebih percaya data teman-teman KPK pemerintah yang mengeluarkan data lokasi, ucapnya menegaskan kevalidan temuan instansi terkait.

Lebih lanjut, ia menyoroti ambisi pemerintah yang menargetkan puluhan ribu titik pembangunan di seluruh pelosok wilayah nusantara.

Targetnya saja Rp80.000, data website Strategis Nasional Pemberantasan Korupsi yang mengatakan begitu, artinya 20 persen dari 80 ribu, which is impossible, tegasnya.

Meski melontarkan kritik pedas terhadap tata kelola program, pejabat tersebut memastikan bahwa dirinya tidak memiliki sentimen negatif terhadap konsep dasar perkoperasian.

Pada dasarnya kami pendukung koperasi, saya terlibat dalam koperasi pegawai, teman-teman saya bergerak dalam isu koperasi, jadi tidak mungkin kami anti-koperasi, jelasnya.

Permasalahan utamanya terletak pada metode eksekusi di lapangan yang dinilai telah melenceng jauh dari nilai-nilai dasar demokrasi ekonomi konstitusional.

Yang kami permasalahkan Koperasi Merah Putih dibangun di luar semangat demokrasi ekonomi konstitusional yang digagas oleh ibu bapak bangsa kita, tegasnya kembali.

Perdebatan panjang tersebut pada akhirnya merembet pada pembahasan gaya kepemimpinan nasional di bawah arahan kepala negara saat ini.

Ia secara terbuka menolak anggapan bahwa pimpinan tertinggi negara menjalankan sistem pemerintahan yang condong pada gagasan sosialis murni.

Cuma memang gagasan Bang Rocky punya kecenderungan sekarang menganggap Pak Prabowo itu betul-betul sosialisme, tandasnya mengakhiri argumen.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung