Repelita [Jakarta] - Komika Mega Salsabillah tengah menjadi pusat perhatian publik setelah konten parodi buatannya terkait skandal dugaan korupsi yang menyeret mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, berbuntut pada kedatangan aparat kepolisian ke kediamannya.
Mega menceritakan bahwa rumahnya didatangi oleh sejumlah anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
ADVERTISEMENT
Kejadian ini memicu kekhawatiran dari pengikutnya di media sosial yang terus menanyakan kondisinya melalui berbagai saluran komunikasi.
"Saya kaget, ternyata banyak banget WhatsApp terus panggilan tak terjawab sampai DM yang masuk untuk nanyain kondisi saya," ujar Mega melalui akun Instagram pribadinya @mega_salsabillah.
Ia membenarkan informasi mengenai kedatangan petugas kepolisian ke kediamannya di waktu yang tidak lazim tersebut.
"Saya alhamdulillah baik-baik saja. Banyak yang nanyain kenapa saya sampai didatangi polisi dan itu benar, didatangi jam 3 subuh," ungkap Mega.
Melalui klarifikasinya, Mega menjelaskan bahwa unggahan video tersebut murni merupakan karya komedi bernuansa satire yang tidak memiliki kaitan nyata dengan perkara korupsi yang sedang disidik.
"Jadi akhirnya saya hanya mengklarifikasi saja bahwa itu konten dan saya enggak ada hubungannya dengan duit itu, abis duitnya enggak ada yang ngakuin," lanjutnya.
Isi konten satire tersebut menampilkan Mega yang mengklaim secara candaan bahwa tumpukan uang dalam skandal Febrie Adriansyah adalah miliknya.
"Karena dia bilang ini duit ada yang punya, terus saya bikin konten bahwa itu (uang) punya saya, duit warisan dari kakek buyut saya," tutur sang komika.
Menurutnya, premis warisan kakek buyut tersebut sengaja digunakan karena dirasa tidak masuk akal bagi masyarakat umum.
"Dan itu menurut saya konten satire, karena tidak masuk akal orang nyimpen duit di rumah orang lain," tegasnya.
Mega menduga pihak kepolisian mungkin salah paham dan mengira dirinya benar-benar terlibat dalam kasus tersebut lantaran banyak penonton yang mempercayai isi videonya.
"Ternyata banyak orang-orang yang percaya dan mungkin termasuk orang-orang dari Polda Metro Jaya yang anggap saya ada hubungan dengan duit itu kali ya," pungkasnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok