Berita, Nasional

KH Ikhsan Abdullah Bantah Isu Aliran Uang 480 Miliar di Muktamar NU dan Tegaskan Hasil Audit Bersih

Repelita.id

24 September 2026 22:40 WIB

KH Ikhsan Abdullah Bantah Isu Aliran Uang 480 Miliar di Muktamar NU dan Tegaskan Hasil Audit Bersih
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Anggota Steering Committee Muktamar Nahdlatul Ulama Doktor KH Ikhsan Abdullah secara tegas memberikan hak jawab terkait isu miring seputar peredaran uang ratusan miliar rupiah lewat tayangan interaktif di kanal YouTube Forum Keadilan TV.

Diskusi mendalam yang dipandu secara khusus oleh jurnalis senior Darmawan Sepriyossa tersebut mengupas tuntas tuduhan sepihak mengenai adanya aliran dana ilegal berskala besar dalam pelaksanaan agenda muktamar ke-35 organisasi keagamaan tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam penjelasannya KH Ikhsan Abdullah menepis keras klaim sepihak dari Gus Lilur yang menyebutkan adanya dana sebesar 480 miliar rupiah yang dipindahkan secara rahasia menggunakan kendaraan taktis menuju arena muktamar.

Ia membeberkan kalkulasi logis mengenai ketidakmungkinan teknis dari skenario pemindahan uang fiktif tersebut pada hari Kamis malam tanggal dua puluh empat September dua ribu dua puluh enam dengan melontarkan ucapan, "sejumlah uang itu enggak bisa dibawa pakai Land Cruiser kalau dikalkulasi dengan beratnya itu harus dipakai pakai kontainer sebagian kan dalam US dollar katanya".

Mantan Khatib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU ini menyayangkan peredaran opini publik yang dinilai sengaja diembuskan oleh pihak luar demi merusak marwah kelembagaan para ulama tradisional di tanah air.

Dirinya menegaskan bahwa total rincian pembiayaan resmi yang dikelola bersama oleh kepaniteraan lokal serta jajaran panitia pusat dari awal hingga akhir kegiatan masih berada dalam batas wajar anggaran organisasi.

KH Ikhsan Abdullah membongkar transparansi pengelolaan modal kepaniteraan itu secara terbuka di hadapan publik lewat kalimat, "panitia lokal itu mengajukan anggaran resmi he dan dirop berkala ya sesuai kebutuhan karena yang namanya di pesantren tentu kalau memang enggak ada kasur ya kita beliin kasur ya kan supaya peserta nyamanlah".

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa seluruh rincian laporan pertanggungjawaban keuangan berkala bentukan jajaran pengurus demisioner telah dinyatakan bersih dari catatan miring setelah melalui proses pemeriksaan berkas yang ketat.

Ia menutup perbincangan dengan menjamin kepatuhan administrasi lembaganya atas asas keterbukaan informasi hukum melalui pernyataan, "laporan pertanggungjawaban pengurus PBNU diterima oleh amuktamirin i kan itu forumnya iya dan itu hasil audit akuntan publik disampaikan ya kan diterima artinya enggak ada masalah".(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung