Berita, Nasional

Kelakar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ingin Jadi Aktivis Dan Demo Menteri Jumhur Hidayat Setelah Pensiun

Repelita.id

07 June 2026 19:34 WIB

Kelakar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ingin Jadi Aktivis Dan Demo Menteri Jumhur Hidayat Setelah Pensiun
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pucuk pimpinan Korps Bhayangkara Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara mengejutkan melontarkan ketertarikannya untuk beralih profesi menjadi pegiat unjuk rasa selepas purnatugas nanti.

Pernyataan menarik tersebut diutarakannya kala menghadiri agenda Pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia di ibu kota pada akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

Dalam forum tersebut, sang Jenderal menyoroti fenomena banyaknya tokoh pergerakan massa yang kini berhasil menduduki kursi empuk di jajaran Kabinet Merah Putih.

Agenda penting kaum pekerja ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

"Tadi sudah banyak yang disampaikan oleh beliau-beliau. Memang terjadi perubahan dari aktivis-aktivis saat ini rata-rata kemudian menjadi pimpinan-pimpinan di kabinet. Selamat Pak, ya," kata Listyo mengawali sambutannya.

Mantan Kepala Bareskrim Polri itu kemudian berseloroh mengenai besarnya ketertarikan dirinya terhadap pekik semangat dan yel-yel perjuangan para buruh.

Ia merasa tertantang untuk ikut turun ke jalanan menyuarakan keadilan hukum, bahkan menyatakan kesiapannya menggelar aksi protes terhadap Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat.

"Saya mohon izin kepada teman-teman selesai jadi Kapolri saya gantian jadi aktivis, boleh nggak? Karena saya terus terang saya tadi sangat senang dengar yel-yelnya tadi. Kayaknya cocok buat saya. Karena hampir lima tahun saya ini didemo terus. Jadi gantian nanti saya mau demo Pak Jumhur," kata Listyo.

Di luar kelakar tersebut, sang Kapolri mengingatkan urgensi kesiapan nasional dalam mengantisipasi ancaman badai Pemutusan Hubungan Kerja akibat guncangan ekonomi global.

Meski situasi dunia memburuk, ia menegaskan pemerintah pusat terus merancang skenario penyelamatan industri dan menjalin diplomasi internasional demi memikat investor asing.

"Kita memiliki modal, kita memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa, kita memiliki jumlah masyarakat yang cukup besar dan apabila ini bisa kita kelola dengan baik kita harapkan hilirisasi, industrialisasi bisa tumbuh dan para pekerja-pekerja kita juga bisa kita tingkatkan kemampuannya sehingga kemudian kita memiliki daya saing dengan negara lain," kata dia.

Guna menyokong stabilitas nasional, jajaran kepolisian berkomitmen menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif agar iklim penanaman modal dalam negeri terus bergairah.

Kendati demikian, pemenuhan hak dan kesejahteraan kaum pekerja harus tetap berjalan seimbang agar daya saing industri nasional tidak tergerus oleh negara kompetitor.

"Hubungan ini yang harus kita bangun terus ke depan sehingga kemudian Indonesia betul-betul memiliki daya saing dibandingkan dengan negara-negara lain yang ada, karena kita memiliki semuanya tinggal bagaimana kemudian kita mengelola hal tersebut dengan sebaik-baiknya," kata dia. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung