Berita, Nasional

Kejagung sebut belum ada jadwal pemanggilan Nanik S Deyang usai mundur dari BGN

Repelita.id

22 July 2026 15:43 WIB

Kejagung sebut belum ada jadwal pemanggilan Nanik S Deyang usai mundur dari BGN
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pihak korps Adhyaksa memastikan belum ada agenda pemeriksaan hukum terhadap mantan pimpinan lembaga gizi yang baru saja menanggalkan jabatannya.

Keputusan mundur dari kursi pimpinan tersebut diajukan oleh yang bersangkutan akibat alasan gangguan kesehatan yang dialaminya.

ADVERTISEMENT

Untuk saat ini belum ada jadwal pemanggilan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara penegak hukum tingkat pusat saat dikonfirmasi awak media pada hari Rabu tanggal 22 Juli 2026.

Kendati demikian, penyidik membuka peluang pemanggilan apabila kesaksian figur tersebut dibutuhkan dalam rangka pengusutan dugaan rasuah pengelolaan program nutrisi negara.

Ke depan tidak menutup kemungkinan sepanjang penyidik memerlukan keterangannya untuk pembuktian.

Sebelumnya, pejabat yang bersangkutan mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Facebook bertanggal Rabu, 22 Juli 2026, guna menjalani pemulihan medis jantung di luar negeri.

Ia mengaku telah menghadap kepala negara untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus melepas tanggung jawab jabatannya.

Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya.

Kendati melepas posisi kepala badan, presiden disebut meminta dirinya tetap berpartisipasi dalam pengawasan program melalui lembaga pengawas yang rencananya akan dibentuk.

Dalam kesempatan yang sama, ia turut menepis tudingan miring mengenai muatan politis di balik pelaksanaan program makan bergizi gratis bagi anak-anak.

Kalau untuk tujuan politis, yang sekarang mayoritas penerima manfaat kan anak-anak balita sampai SD, tiga tahun lagi 2029, mereka belum nyoblos.

Jadi, kalau ada yang bilang 82 juta penerima manfaat itu untuk Pemilu 2029, mohon diluruskan pemikiran itu agar kita bersama-sama bisa menerima Program MBG sebagai program mulia untuk memperbaiki masa depan generasi kita.

Dampak positif terhadap sektor ekonomi kerakyatan juga disorot terutama dalam hal penyerapan hasil panen petani serta peternak lokal.

Terbukti kemarin tiga minggu libur sekolah dan MBG libur, petani dan peternak mengeluh karena hasil pertanian dan peternakan mereka tidak terserap dan harganya jatuh.(*).

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung