Berita, Viral Sosmed

Kebakaran Kalimantan Memanas, Pemerintah Dihujani Kecaman Netizen Malaysia dan Indonesia

Repelita.id

22 August 2026 14:21 WIB

Kebakaran Kalimantan Memanas, Pemerintah Dihujani Kecaman Netizen Malaysia dan Indonesia
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang amarah masyarakat mancanegara dan warga net dalam negeri meluap akibat bencana kebakaran hutan di Kalimantan yang tidak kunjung mendapat penanganan serius dari pemerintah.

Kritik tajam terlontar dari pengguna media sosial asal Malaysia yang menilai pembiaran bencana ekologis ini telah merugikan lingkungan serta mengancam kesehatan masyarakat regional.

ADVERTISEMENT

"MEMPERSEMBAHKAN SON OF BITCH . Rakyatmu terseksa , nature binasa tpi kau sebagai pemerintah langsung x take action atas kebakaran kalimantan . Species yg terancam menjadi semakin terancam , haiwan hilang tempat tinggal , paru2 rakyat mu tidak baik baik sahaja ." tulis @nalbs_ dalam postingannya.

Pengunggah juga membeberkan ketidakmampuan pemerintah dalam mengerahkan armada pemadam hingga rakyat terpaksa merogoh kocek pribadi untuk memadamkan api.

"Katanya dh hntr helikopter yg boleh tadah air . Tau2 dia hantar satu je helicopter . Dia pikir cukup ke satu helicopter tu ulang alik ke arah laut putar balik ke arah hutan kalimantan . Tu yg dia cakap bantuan ? Sumpah sick betul org tua ni . Last2 ade rakyat biasa yg mewakili pergi padamkan air dgn keluarkan kosting sendiri terbangkan lagi beberapa buah helicopter" ungkap @nalbs_ menambahkan informasinya.

Sejumlah netizen Indonesia menyampaikan apresiasi atas keberanian warga negara tetangga yang turut menyuarakan ketidakadilan dan ketakutan publik terhadap represivitas aparat.

"KEEP SPEAKING UP GUYS, WE INDONESIAN ARE TOO TIRED.....if we speak more loud we will GET IN JAIL" tulis @arradtwig memberikan komentarnya.

Dampak asap lintas batas negara turut memicu kecaman keras karena meluas hingga mengganggu kawasan tetangga.

"Bapak segala iblis. Kesian rakyat Indo, hutan and hidupan liar. Kesian jugak kat kita sebabkan nafsu dia habis jerebu Malaysia" sindir @mamapapa.h menumpahkan kekesalannya.

Ketidaktegasan kepemimpinan nasional dalam menangani isu krusial ini memicu kemarahan mendalam di tengah masyarakat.

"Paling bodo dia sanggup ya suruh rakyat dia kluar dari Indo like wtffffff" cetus @_nrl.lee menyindir respons pejabat negara.

Pernyataan kontroversial serta kebijakan luar negeri jajaran pemerintah turut diungkit sebagai bentuk penurunan kualitas tata kelola negara.

"Korang tau dia cakap, sawit tu juga pohon, sama2 ada daun nya 🤡 bodoh sangat tak? lepas tu yg paling menyakitkan hati seorang muslim dia Kate 'kita harus menjaga keamanan israel' 💩💩" tulis @hauragood mengungkapkan kekecewaannya.

Sikap abai pemerintah terhadap penderitaan warga akibat bencana jerebu memicu tanggapan tajam dari publik luas.

"Matinya orang ini gimana ya nanti" tanggap @eudoxi_aa di kolom komentar.

Ketidakhadiran kepala negara pada momen-momen penting dinilai menjadi bukti lemahnya rasa kepedulian kepemimpinan saat ini.

"Selain ngurusn't negara, prabowo juga jumatan't and warasn’t😵‍💫 Thank you for shouting our people painful kak!!!" tulis @helenaolinea menyampaikan apresiasinya.

Ungkapan terima kasih terus mengalir dari netizen yang merasa aspirasi mereka tersumbat oleh kekuasaan.

"Terima kasih sudah bantu kami bersuara, karena suara kami sangat tidak didengar oleh pria gendut ini" tulis @echi_crystalbloom menimpali.

Langkah lambat serta ketiadaan empati dinilai makin memperburuk citra kepemimpinan nasional di mata dunia internasional.

"Thanks for speaking up 😭🫶🏻 let the whole world know how incompetent and evil he is." tulis @dadaaaarrrr di kolom komentar.

Perbandingan kualitas kepemimpinan antarperiode pun tak terelakkan dalam perbincangan publik.

"Probowo lagi teruk dari jokowi" sebut @hanif_rosli.co memberikan penilaiannya.

Tudingan korupsi dan sikap acuh terhadap kesusahan rakyat menjadi poin utama sorotan netizen.

"President paling tone deaf, tk peduli pon rkyt dia. Yg penting sakau" sindir @mazlimazlan menyoroti kinerja presiden.

Netizen juga menyesali landasan emosional pemilih yang menjadi penyebab lahirnya kepemimpinan yang dinilai tidak kompeten.

"Memilih 02 karna pengen lihat dia balikan sama mantanya ada hal tergoblok yg pernah gua denger" tulis @ranggermerah26 mengkritik landasan pemilih.

Sentimen serupa disuarakan oleh warga net yang menilai figur kepemimpinan dipilih hanya berdasar belas kasihan.

"Asli, sama hal-nya milih dia karena gemoy dan kasian ga kepilih terus. Plenger level maksimalllll" tulis @sukakopidanmatcha menanggapi fenomena tersebut.

Rangkaian kritik publik diakhiri penegasan tentang minimnya pertimbangan logis sebagian pemilih dalam menentukan arah kepemimpinan bangsa.

"Lha ya kok bisa mreka dengan sadar memilih pemimpin karna kasian gak ke pilih" , gobloknya goblok bgt emng" tulis @ranggermerah26 menutup pembicaraan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung