Berita, Internasional

Kamala Harris Ungkap Netanyahu Seret Trump ke Perang Iran, Bukan Keputusan Murni AS

Repelita.id

20 April 2026 16:26 WIB

Kamala Harris Ungkap  Netanyahu Seret Trump ke Perang Iran, Bukan Keputusan Murni AS
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, menuding Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai pihak yang menyeret Washington ke dalam konflik berdarah dengan Iran.

Saat berpidato di acara Partai Demokrat, Kamala Harris menyebut keputusan perang yang diambil oleh pemerintahan Donald Trump tidak murni berasal dari sang presiden.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, ada peran besar dan pengaruh kuat dari Benjamin Netanyahu di balik kebijakan agresif tersebut.

“Trump terseret ke dalamnya (perang dengan Iran) oleh Bibi Netanyahu, mari kita perjelas hal itu," tegas Harris, seperti dikutip dari New Arab, Senin, 20 April 2026.

Tudingan keras tersebut semakin menguat setelah laporan New York Times yang menyebut Netanyahu telah mengusulkan rencana pemboman besar-besaran kepada pemerintahan Trump sejak Februari lalu.

Harris juga mengkritik keputusan perang Trump yang dinilainya gegabah dan sangat membahayakan keselamatan tentara nasional AS yang bertugas di lapangan.

Selain aspek keamanan, ia juga menyoroti dampak ekonomi negatif yang kini mulai dirasakan langsung oleh publik Amerika.

“Di antara banyak konsekuensinya, termasuk kenaikan harga bensin… dan menurut kita ke mana biaya itu akan dibebankan? Itu akan dibebankan kepada konsumen,” ujarnya.

Pernyataan tersebut merujuk pada lonjakan harga energi global yang terjadi sebagai akibat langsung dari konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah.

Perang dengan Iran sendiri telah memicu ketegangan global yang luar biasa, termasuk penutupan Selat Hormuz oleh Teheran.

Penutupan jalur strategis tersebut berdampak signifikan terhadap distribusi dan pasokan minyak dunia ke berbagai negara.

Di dalam negeri AS, dukungan publik terhadap perang yang dipimpin Trump tetap lemah dan cenderung terus menurun.

Survei terbaru menunjukkan bahwa hanya 38 persen warga Amerika yang mendukung serangan militer terhadap Iran.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung