Berita, Nasional

Jokowi Disambut Hangat di NTT, Politikus PSI Sentil Reaksi Nyinyir Politisi PDIP

Repelita.id

06 August 2026 23:07 WIB

Jokowi Disambut Hangat di NTT, Politikus PSI Sentil Reaksi Nyinyir Politisi PDIP
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia Dedek Prayudi menyebut tingginya antusiasme warga Nusa Tenggara Timur saat menyambut kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dipicu oleh masifnya hasil pembangunan selama dua dekade kepemimpinannya.

Pandangan tersebut diutarakan guna merespons tudiran jajaran politisi PDI Perjuangan yang memandang agenda safari daerah mantan kepala negara tersebut sebagai trik menjaga eksistensi politiknya.

ADVERTISEMENT

Dedek meyakini sambutan hangat warga di daerah tersebut tercipta karena buah manis dari program strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat setempat.

"Salah satu yang paling terlihat adalah peningkatan rasio elektrifikasi. Semasa menjabat sebagai presiden, Pak Jokowi berhasil menghadirkan listrik hingga ke rumah-rumah di pedalaman NTT," ujar Dedek, Kamis (6/8/2026).

Cakupan wilayah yang teraliri arus listrik di Nusa Tenggara Timur melonjak signifikan dari posisi 58 persen menjadi 96 persen hingga akhir masa jabatannya.

Pemerintah pusat kala itu juga menuntaskan perbaikan 27 jalur darat sepanjang 217 kilometer di 20 wilayah kabupaten maupun kota, menyempurnakan fasilitas pos perbatasan di Wini, Motain, serta Motamasin, hingga memoles kawasan pariwisata Labuan Bajo.

Rangkaian rekam jejak tersebut dinilai menjadi alasan utama tingginya kecintaan warga setempat terhadap sosok mantan pimpinan negara itu.

"Mungkin ini bisa menjelaskan kenapa rakyat NTT begitu cinta pada Pak Jokowi," ujarnya.

Sikap hangat masyarakat terpancar saat ribuan warga memadati area kegiatan bebas kendaraan bermotor di Kupang demi menyapa langsung mantan presiden tersebut.

Kerumunan warga dari barisan anak kecil hingga lansia tampak rela berdesak-desakan demi berkesempatan menjabat tangan figur tersebut.

Selain meramaikan agenda jalan santai, mantan pimpinan negara itu turut menghadiri pawai kebudayaan serta dianugerahi gelar kehormatan adat Raja Timur oleh para tokoh wilayah kepulauan timur.

Di penghujung agendanya, mantan presiden tersebut menyempatkan diri memberi pengarahan dalam konsolidasi daerah jajaran pengurus partai di wilayah setempat.

Dedek mengungkapkan bahwa mantan pimpinan negara tersebut menginstruksikan partai untuk membidik capaian perolehan suara yang jauh lebih tinggi pada kontestasi politik mendatang.

"Pak Jokowi mengatakan dengan gamblang bahwa target PSI nggak lagi sesederhana lolos ke Senayan, tapi jauh lebih besar dari itu. Jauh lebih besar dari itu. Ini, ini yang bikin partai nyinyir jadi makin nyinyir," cetusnya.

Ia menduga dorongan target tinggi tersebut yang memicu reaksi kritis dari politikus PDI Perjuangan seperti yang diutarakan Andreas Hugo Pareira.

"Anggota Fraksi PDIP Bang Andreas Hugo Parera bilang, Pak Jokowi mengalami gejala orang yang masih merasa punya kuasa dengan bersafari ke beberapa daerah," kuncinya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung